Kamis, 30 April 2026

Diduga, PT Pelindo Regional Dumai Cemari Lingkungan Berdampak Masyarakat Terpapar ISPA

Administrator - Minggu, 14 Desember 2025 19:48 WIB
Diduga, PT Pelindo Regional Dumai Cemari Lingkungan Berdampak Masyarakat Terpapar ISPA

DUMAI - Memprihatinkan, kesehatan masyarakat di kawasan Ring 1 PT Pelindo Regional Dumai. Tercatat sejak Januari hingga November 2025, ribuan masyarakat terpapar penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), Tuberculosis (TBC), dan Pneumonia.

Tercatat data Dinas Kesehatan Kota Dumai, penderita ISPA setiap bulannya berkisar 400-an orang, penderita TBC pada tahun 2024 berjumlah 170 orang meningkat menjadi 177 orang hingga November 2025, dan penderita Pneumonia mencapai 85 orang.

Pihak Dinas Kesehatan, mengungkapkan bahwa penyakit yang menimbulkan pencemaran lingkungan di kawasan Dumai Kota pasti ada setiap bulannya. Puncaknya pada Oktober kemarin mencapai 1039 kasus ISPA.

Baca Juga:

Menyikapi hal itu, Direktur Lembaga Penggiat Pemberdayaan Lingkungan Hidup (LP2HP), Fatahudin SH, memgaku kesal dan akn meminta pertanggung jawaban pihak terkait.

"Terkait hal ini, Pihak Pelindo diminta bertanggung jawab terkait dugaan pencemaran lingkungan yang terjadi Ribuan warga yang terpapar ISPA maupun TBC dan penyakit Pneumonia yang menyerang paru-paru, ini sangat tidak bisa ditolerir lagi karena sangat memprihatinkanar," kata Fatahudin.

Disamping itu, Fatahudin juga mendesak pemerintah daerah agar memfasilitasi uji tenaga kerja terkait pencemaran lingkungan yang terjadi dan mengancam kesehatan serta keselamatan warga.

"Kita sudah menyuarakan hal ini sejak awal. Ada peningkatan penyakit ISPA, TBC, dan lainnya yang dialami warga di Ring 1 Pelindo Dumai. Tanpa kita sadari, dampak polusi lingkungan ini sangat berbahaya, Kami mohon Pemko melakukan uji tenaga kerja untuk tanah, udara, dan udara di Kota Dumai," tegas Fatahudin.

Terpisah, Manager PT Sub Holding Pelindo Multi Terminal, Teddy Fadilah Branch , enggan berkomentar. Namun dia meminta waktu untuk menjawabnya.

"Kasih kita waktu karrna akan melanjutkan dengan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak Dinas Kesehatan," tutupnya singkat.(aba)

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Bocah Laki-Laki 9 Tahun di Rupat Jadi Korban Sodomi Pria Paruh Baya
Bocah Laki-Laki 9 Tahun di Rupat Jadi Korban Sodomi Pria Paruh Baya
Tampang Anggota Linmas Desa Sungai Alam dan Staf Kantor Desa Kuala Alam Diamankan Usai Tes Urine
Polres Bengkalis Kembali Gelar Tes Urine Dadakan. Kali Ini di Lingkungan Kecamatan Bengkalis
Pembunuhan Brutal Mengguncang Warga Berancah, Bantan Akhirnya Terungkap, Pelaku Ternyata Masih di Bawah Umur
Bengkalis Menjerit, BUMD Diduga Jadi Ladang Foya-Foya Anggaran
 
Komentar
 
Berita Terbaru