<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.metrosatu.com/</link>
        <description>metrosatu.com berita ragam dan aneka</description>
        <lastBuildDate>Fri, 15 May 2026 09:21:53 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kabupaten Penghasilan Minyak Tapi Warga Rupat Kesulitan Mendapatkan BBM!</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 20:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kabupaten Penghasilan Minyak Tapi Warga Rupat Kesulitan Mendapatkan BBM!]]></title>
            <description><![CDATA[BENGKALIS  Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Bengkalis menyoroti sulitnya masyarakat Kabupa]]></description>
            <content><![CDATA[<p>BENGKALIS &ndash; Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Bengkalis menyoroti sulitnya masyarakat Kabupaten Bengkalis terutama di Pulau  Rupat untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) dalam beberapa waktu terakhir.</p><p>[ads]Kondisi tersebut dinilai dipengaruhi oleh minimnya jumlah SPBU di wilayah kepulauan, waktu operasional spbu yang singkat serta ketatnya aturan distribusi  BBM oleh bph migas yang melarang aktivitas pengecer.</p><p>Sekretaris DPC GMNI Bengkalis,Asrul Sahputra, mengatakan masyarakat di kabupaten bengkalis terutama di pulau rupat saat ini menghadapi kesulitan besar untuk memperoleh BBM, baik untuk kebutuhan transportasi maupun aktivitas ekonomi sehari-hari.</p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/455/gandeng-lppom-riau-dapur-mbg-sungai-alam-penuhi-kriteria-sertifikasi-halal-bpjph/">Gandeng LPPOM Riau, Dapur MBG Sungai Alam Penuhi Kriteria Sertifikasi Halal BPJPH</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Menurutnya, keterbatasan infrastruktur penyaluran BBM di Pulau Rupat membuat masyarakat harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan minyak. Kondisi  diperparah dengan aturan dari BPH Migas yang melarang penjualan BBM secara eceran, sehingga akses masyarakat terhadap BBM menjadi semakin terbatas.</p><p>&quot;masyarakat kabupaten bengkalis terutama Pulau Rupat saat ini sangat kesulitan mendapatkan BBM, Jumlah SPBU yang tidak memadai tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat menjadi masalah serius untuk penyaluran bbm ke plosok pulau. &quot; ujar Asrul.</p><p>[ads]</p><p>Dpc gmni bengkalis menilai pemerintah dan pihak terkait perlu memberikan perhatian khusus terhadap kondisi wilayah kepulauan seperti Pulau Rupat . Menurutnya, kebijakan yang diterapkan secara umum di daerah perkotaan tidak bisa disamakan dengan kondisi geografis daerah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses dan menurutnya hal ini wajib menjadi perhatian khusus dan aturan tidak boleh kaku untuk kepentingan rakyat .</p><p>[ads]&quot;Aspek geografis di Pulau harus menjadi pertimbangan khusus dalam pendistribusian bbm ke pulau pulau ,Dalam perspektif hukum dan keadilan sosial, setiap kebijakan negara seharusnya hadir untuk melindungi serta memberikan kemudahan bagi masyarakat, Aturan tidak boleh diterapkan secara kaku tanpa mempertimbangkan kondisi riil di lapangan, terlebih di wilayah kepulauan dan pelosok yang memiliki keterbatasan akses terhadap BBM. Negara wajib memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan dasar secara layak. Sebab pada prinsipnya, aturan dan kebijakan itu di dibuat untuk menciptakan kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat, bukan justru menyengsarakan rakyat." Tambah asrul</p><p></p><p>[ads]DPC GMNI Bengkalis juga meminta pemerintah daerah, Pertamina, serta BPH Migas untuk menghadirkan solusi konkret dan membuat kebijakan yang pro terhadap rakyat agar distribusi BBM di Pulau pulau dan plosok daerah dapat berjalan lebih maksimal dan mudah dijangkau masyarakat. Salah satu solusi yang didorong ialah penambahan SPBU maupun skema distribusi khusus bagi sub penyalur untuk wilayah kepulauan.</p><p>" kami meminta kepada pemerintah daerah khususnya disperindagrin bengkalis, DPRD, pertamina, BPH migas dan pihak terkait untuk segera membuat kebijakan dan regulasi khusus untuk penyaluran bbm ke pulau dan plosok daerah yang konkrit untuk menyelesaikan permasalahan ini dan supaya tidak menjadi masalah yang berlarut larut untuk ke depan nya" tegas asrul.(cik)</p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/05/_8672_Kabupaten-Penghasilan-Minyak-Tapi-Warga-Rupat-Kesulitan-Mendapatkan-BBM-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/457/kabupaten-penghasilan-minyak-tapi-warga-rupat-kesulitan-mendapatkan-bbm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kepsek SDN 29 Penampi Sebut Siswa Apresiasi Dapur MBG Sungai Alam</guid>
            <pubDate>Wed, 06 May 2026 16:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kepsek SDN 29 Penampi Sebut Siswa Apresiasi Dapur MBG Sungai Alam]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis  Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 29 Desa Penampi, Anwar S.Pd mengaku bahwa dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Sungai Alam mendapa]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis - Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 29 Desa Penampi, Anwar S.Pd mengaku bahwa dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Sungai Alam mendapat apresiasi bagus dari siswa-siswa didiknya.</p>[ads]<p>Pasalnya, siswa mengaku senang dan mengucapkan terimakasih telah mengabulkan request menu Makan Bergizi Gratis (MBG).</p><p>"Dari bincang bincang kami dengan para siswa, mayoritas siswa sangat menikmati MBG," kata Anwar saat berbincang bincang, Rabu (06/05/2026).</p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/450/program-mbg-bikin-anak-anak-paud-cahaya-kasih-jadi-quotdoyanquot-makan-sayur/">Program MBG Bikin Anak Anak PAUD Cahaya Kasih Jadi &quot;Doyan&quot; Makan Sayur</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote><p>			 Dkabulkannya request siswa, tambah Anwar. Membuat siswa merasa didengarkan sehingga siswa semakin semangat menyantap MBG.</p><p>"Sinergi ini menciptakan hubungan yang hangat antara pemberi dan penerima manfaat. Keinginan siswa agar menu disajikan bervariasi dan terkabulkan sehingga anak anak bertambah selera makannya," terang Anwar.</p>[ads]<p>Menyikapi itu, Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Sungai Alam, Rudi Hartono mengaku sangat terharu dengan ucapan terimakasih dari SDN 29 Penampi</p><p>"Ucapan terima kasih dari siswa SDN 29 Penampi ini menjadi motivasi bagi kami (dapur MBG Sungai Alam) untuk terus berusaha menyediakan makanan lebih baik lagi," tutur Rudi Hartono.</p>[ads]<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Siswa SD Negeri 29 Desa Penampi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau me-request menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka ingin agar disajikan dengan menu udang.</p><p>Keinginan itu disampaikan kepada distribusi (supir) SPPG Sungai Alam, Selasa (05/05/2026) pagi, saat pengambilan ompreng di sekolah tersebut.</p>[ads]<p>"Pak, kami boleh minta menu buat besok ngak?," ucap salah satu siswa, Azam Asraf semberi mendekati supir mobil distribusi SPPG Sungai Alam, Syaiful.</p><p>Azam Asraf yang masih duduk dibangku kelas IVB inipun mengaku menu yang disajikan selama ini, disantap habis bersama teman temannya. </p>[ads]<p>Namun, dengan nada polosnya. ia dan teman-temanya berkeinginan agar ada menu udang seperti di sekolahan lain.</p><p>"Teman-teman saya (di rumah) bercerita, di sekolah mereka ada menu udang yang diberikan. Kami mau juga lah pak?," jujur Azam Asraf semberi menceritakan dan langsung diiyakan oleh siswa lainya.</p>[ads]<p></p>[ads]]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/05/_3546_Kepsek-SDN-29-Penampi-Sebut-Siswanya-Apresiasi-Dapur-MBG-Sungai-Alam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/456/kepsek-sdn-29-penampi-sebut-siswa-apresiasi-dapur-mbg-sungai-alam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gandeng LPPOM Riau, Dapur MBG Sungai Alam Penuhi Kriteria Sertifikasi Halal BPJPH</guid>
            <pubDate>Wed, 06 May 2026 14:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gandeng LPPOM Riau, Dapur MBG Sungai Alam Penuhi Kriteria Sertifikasi Halal BPJPH]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis  Lembaga Pengkajian Pangan, Obatobatan dan Kosmetika (LPPOM) Provinsi Riau, telah menggelar audit internal sertifikasi halal Dap]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis - Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) Provinsi Riau, telah menggelar audit internal sertifikasi halal Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis, Senin (04/05/2026) kemarin.</p><p>[ads]Langkah itu dilakukan guna percepatan sertifikasi halal dari pemerintah pusat melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bagi dapur MBG Sungai Alam tersebut.</p><p>Demikian dikatakan Kepala SPPG Sungai Alam, Sahrul Mubarak. Dijelasnya, proses audit halal dilakukan LPPOM Riau itu, mencakup pemeriksaan dokumen seperti manual SJPH dan SOP, hingga observasi lapangan.</p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/444/mbg-tepat-waktu-sampai-sekolah-aslap-sppg-sungai-alam-alhamdulillah-lancar/">MBG Tepat Waktu Sampai Sekolah, Aslap SPPG Sungai Alam: Alhamdulillah Lancar</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>"Kedatamgan tim LPPOM Riau adalah memastikan bahwa seluruh tahapan operasional di dapur MBG benar-benar menerapkan prinsip halal secara konsisten dan berkelanjutan," kata Sahrul Mubarak kepada wartawan, Rabu (06/05/2026) di Bengkalis.</p><p>Dalam kunjungan itu, diakui Sahrul Mubarak. Dapur MBG Sungai Alam mendapatkan pendampingan BPPOM Riau dalam memastikan dapur memenuhi seluruh kriteria halal sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>[ads]"Idealnya, tidak hanya memastikan pemenuhan gizi seimbang saja, namun dapur MBG Sungai Alam juga prioritaskan aspek kehalalan dan keamanan pangan dalam setiap hidangan yang disajikan bagi anak-anak penerima manfaat " terang Sahrul.</p><p>Selanjutnya, tambah Sahrul. Dalam peninjauan tersebut, BPPOM Riau juga memastikan produk pangan yang diolah di dapur MBG Sungai Alam selaras dengan standar halal.</p><p>[ads]"Alhamdulillah, semua tahapan dalam audit internal sertifikasi halal ini berjalan dengan lancar," pungkasnya.</p><p>Turut hadir mendampingi kepala SPPG Sungai Alam, Sahrul Mubarak saat peninjauan audit internal sertifikasi halal dapur MBG oleh BPPOM Riau, diantaranya, ahli Gizi, Reza Ayumi Amd.Gz, Akutansi,, Dasimah S.Tr. Ak, dan Asisten lapangan (Aslap) Rudi Hartono.</p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/05/_1094_Gandeng-LPPOM-Riau--Dapur-MBG-Sungai-Alam-Penuhi-Kriteria-Sertifikasi-Halal-BPJPH.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/455/gandeng-lppom-riau-dapur-mbg-sungai-alam-penuhi-kriteria-sertifikasi-halal-bpjph/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkara Lahan, Bai Rozali Gugat Sekda Kepulauan Meranti di PN Bengkalis</guid>
            <pubDate>Fri, 01 May 2026 13:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkara Lahan, Bai Rozali Gugat Sekda Kepulauan Meranti di PN Bengkalis]]></title>
            <description><![CDATA[BENGKALIS  Sengketa lahan warisan di Kabupaten Kepulauan Meranti kini bergulir di Pengadilan Negeri Bengkalis. Seorang warga Desa Centai,]]></description>
            <content><![CDATA[<p>BENGKALIS &ndash; Sengketa lahan warisan di Kabupaten Kepulauan Meranti kini bergulir di Pengadilan Negeri Bengkalis. Seorang warga Desa Centai, Kecamatan Pulau Merbau, Bai Rozali, menggugat sejumlah pihak atas dugaan perbuatan melawan hukum terkait dugaan penyerobotan lahan miliknya, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri Bin Jauzah.</p><p>[ads]Gugatan tersebut berkaitan dengan lahan warisan orang tua Bai Rozali, H. Rozali, berdasarkan Surat Tanah Gran Nomor 188 Tahun 1974 dengan luas 79.401,5 meter persegi. Selama ini lahan tersebut dimanfaatkan untuk kebun dan perkebunan sagu.</p><p>Menurut Bai Rozali, selama puluhan tahun lahan itu dikuasai keluarganya tanpa pernah ada pihak lain yang mengklaim hak kepemilikan.</p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/453/perkara-lahan-bai-rozali-gugat-sekda-kepulauan-meranti-di-pn-bengkalis/">Perkara Lahan, Bai Rozali Gugat Sekda Kepulauan Meranti di PN Bengkalis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Permasalahan mulai muncul pada tahun 2013, ketika seorang bernama Ahmad Bin Jauzah datang bersama seorang pejabat kecamatan ke lahan tersebut dan mengklaim kepemilikan berdasarkan surat pelunasan utang.</p><p>Persoalan itu sempat dimediasi di Kantor Camat Pulau Merbau pada 19 Agustus 2013, namun tidak menemukan titik temu. Bai Rozali tetap mempertahankan hak atas tanah tersebut dan melanjutkan aktivitas perkebunan seperti biasa.</p><p>[ads]Konflik kembali memanas pada Juni 2025, saat pihak tergugat diduga memanen hasil kebun dan menebang sekitar 200 batang sagu di lahan miliknya. Akibat kejadian itu, Bai Rozali mengaku mengalami kerugian sekitar Rp160 juta.</p><p>&quot;Saya sudah melarang karena itu tanah milik kami. Tapi mereka tetap melakukan penebangan. Karena itu kami memilih menggugat melalui pengadilan,&quot; ujar Bai Rozali.</p><p>[ads]Ia mengaku sengaja menempuh jalur perdata dan tidak melaporkan persoalan tersebut ke polisi, karena yakin memiliki bukti kuat atas kepemilikan lahan.</p><p>&quot;Surat-surat kami lengkap, bukti kami ada. Jadi kami memilih mencari keadilan lewat pengadilan,&quot; katanya.</p><p>[ads]Sidang perkara ini digelar di Pengadilan Negeri Bengkalis, Kamis (30/4/2026), dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak penggugat. Sebanyak empat saksi penggugat diperiksa dalam persidangan. Para saksi adalah orang yang bersepadan dgn tanah milik Bai Rozali.</p><p>Kuasa hukum penggugat, Yusuf Daeng, SH, MH, mengatakan objek sengketa merupakan tanah warisan turun-temurun yang dokumennya bahkan masih menggunakan tulisan Arab dari masa Kerajaan Siak.</p><p>[ads]&quot;Ini perkara perdata atas tanah warisan keluarga. Dokumennya sudah sangat lama, bahkan masih dari masa Kerajaan Siak. Setelah lebih dari 40 tahun, tiba-tiba muncul klaim dari pihak lain. Itu yang menjadi dasar gugatan kami,&quot; jelas Yusuf.</p><p>Menurutnya, pihak penggugat telah menyiapkan sembilan orang saksi untuk memperkuat dalil gugatan pada persidangan pekan depan. Setelah itu, sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi dari pihak tergugat.</p><p>[ads]"Tergugat inikan salah satu orang yang sedang menjabat sekda, orang orang sekeliling situ di desa itu tidak memihak ke dia (Bai Rozali) karena pengaruh jabatannya,"cakapnya lagi.</p><p>Yusuf berharap majelis hakim dapat memutus perkara tersebut secara objektif berdasarkan fakta persidangan dan alat bukti yang diajukan kedua belah pihak.</p><p>[ads]&quot;Kami berharap proses hukum berjalan adil dan majelis hakim melihat fakta-fakta yang terungkap di persidangan,&quot;pungkasnya.</p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/05/_3588_Perkara-Lahan--Bai-Rozali-Gugat-Sekda-Kepulauan-Meranti-di-PN-Bengkalis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/454/perkara-lahan-bai-rozali-gugat-sekda-kepulauan-meranti-di-pn-bengkalis-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkara Lahan, Bai Rozali Gugat Sekda Kepulauan Meranti di PN Bengkalis</guid>
            <pubDate>Fri, 01 May 2026 13:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkara Lahan, Bai Rozali Gugat Sekda Kepulauan Meranti di PN Bengkalis]]></title>
            <description><![CDATA[BENGKALIS  Sengketa lahan warisan di Kabupaten Kepulauan Meranti kini bergulir di Pengadilan Negeri Bengkalis. Seorang warga Desa Centai,]]></description>
            <content><![CDATA[<p>BENGKALIS &ndash; Sengketa lahan warisan di Kabupaten Kepulauan Meranti kini bergulir di Pengadilan Negeri Bengkalis. Seorang warga Desa Centai, Kecamatan Pulau Merbau, Bai Rozali, menggugat sejumlah pihak atas dugaan perbuatan melawan hukum terkait dugaan penyerobotan lahan miliknya, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Sudandri Bin Jauzah.</p>[ads]<p>Gugatan tersebut berkaitan dengan lahan warisan orang tua Bai Rozali, H. Rozali, berdasarkan Surat Tanah Gran Nomor 188 Tahun 1974 dengan luas 79.401,5 meter persegi. Selama ini lahan tersebut dimanfaatkan untuk kebun dan perkebunan sagu.</p><p>Menurut Bai Rozali, selama puluhan tahun lahan itu dikuasai keluarganya tanpa pernah ada pihak lain yang mengklaim hak kepemilikan.</p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/454/perkara-lahan-bai-rozali-gugat-sekda-kepulauan-meranti-di-pn-bengkalis-2/">Perkara Lahan, Bai Rozali Gugat Sekda Kepulauan Meranti di PN Bengkalis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote><p>			 Permasalahan mulai muncul pada tahun 2013, ketika seorang bernama Ahmad Bin Jauzah datang bersama seorang pejabat kecamatan ke lahan tersebut dan mengklaim kepemilikan berdasarkan surat pelunasan utang.</p><p>Persoalan itu sempat dimediasi di Kantor Camat Pulau Merbau pada 19 Agustus 2013, namun tidak menemukan titik temu. Bai Rozali tetap mempertahankan hak atas tanah tersebut dan melanjutkan aktivitas perkebunan seperti biasa.</p>[ads]<p>Konflik kembali memanas pada Juni 2025, saat pihak tergugat diduga memanen hasil kebun dan menebang sekitar 200 batang sagu di lahan miliknya. Akibat kejadian itu, Bai Rozali mengaku mengalami kerugian sekitar Rp160 juta.</p><p>"Saya sudah melarang karena itu tanah milik kami. Tapi mereka tetap melakukan penebangan. Karena itu kami memilih menggugat melalui pengadilan," ujar Bai Rozali.</p>[ads]<p>Ia mengaku sengaja menempuh jalur perdata dan tidak melaporkan persoalan tersebut ke polisi, karena yakin memiliki bukti kuat atas kepemilikan lahan.</p><p>"Surat-surat kami lengkap, bukti kami ada. Jadi kami memilih mencari keadilan lewat pengadilan," katanya.</p>[ads]<p>Sidang perkara ini digelar di Pengadilan Negeri Bengkalis, Kamis (30/4/2026), dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak penggugat. Sebanyak empat saksi penggugat diperiksa dalam persidangan. Para saksi adalah orang yang bersepadan dgn tanah milik Bai Rozali.</p><p>Kuasa hukum penggugat, Yusuf Daeng, SH, MH, mengatakan objek sengketa merupakan tanah warisan turun-temurun yang dokumennya bahkan masih menggunakan tulisan Arab dari masa Kerajaan Siak.</p>[ads]<p>"Ini perkara perdata atas tanah warisan keluarga. Dokumennya sudah sangat lama, bahkan masih dari masa Kerajaan Siak. Setelah lebih dari 40 tahun, tiba-tiba muncul klaim dari pihak lain. Itu yang menjadi dasar gugatan kami," jelas Yusuf.</p><p>Menurutnya, pihak penggugat telah menyiapkan sembilan orang saksi untuk memperkuat dalil gugatan pada persidangan pekan depan. Setelah itu, sidang akan dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi dari pihak tergugat.</p>[ads]<p>"Tergugat inikan salah satu orang yang sedang menjabat sekda, orang orang sekeliling situ di desa itu tidak memihak ke dia (Bai Rozali) karena pengaruh jabatannya,"cakapnya lagi.</p><p>Yusuf berharap majelis hakim dapat memutus perkara tersebut secara objektif berdasarkan fakta persidangan dan alat bukti yang diajukan kedua belah pihak.</p>[ads]<p>"Kami berharap proses hukum berjalan adil dan majelis hakim melihat fakta-fakta yang terungkap di persidangan,"pungkasnya.(cik)</p><p></p>[ads]]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/05/_6120_Perkara-Lahan--Bai-Rozali-Gugat-Sekda-Kepulauan-Meranti-di-PN-Bengkalis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/453/perkara-lahan-bai-rozali-gugat-sekda-kepulauan-meranti-di-pn-bengkalis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bocah Laki-Laki 9 Tahun di Rupat Jadi Korban Sodomi Pria Paruh Baya</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bocah Laki-Laki 9 Tahun di Rupat Jadi Korban Sodomi Pria Paruh Baya]]></title>
            <description><![CDATA[BENGKALIS  Kepolisian Sektor (Polsek) Rupat menangkap pelaku berinisial J (44) yang diduga telah mencabuli anak di bawah umur berupa sodomi]]></description>
            <content><![CDATA[<p>BENGKALIS - Kepolisian Sektor (Polsek) Rupat menangkap pelaku berinisial J (44) yang diduga telah mencabuli anak di bawah umur berupa sodomi di kawasan Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.</p><p>[ads]"Pelaku ditangkap Selasa (28 April 2026) sekitar pukul 21.00 WIB dirumah di kawasan Jalan Keramat," kata Kapolsek Rupat, AKP Faisal, S.H, Kamis (30/04/2026).</p><p>Jajaran Polsek berhasil menangkpa J usai menindaklanjuti laporan dari orangtua korban. </p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/451/bocah-lakilaki-9-tahun-di-rupat-jadi-korban-sodomi-pria-paruh-baya/">Bocah Laki-Laki 9 Tahun di Rupat Jadi Korban Sodomi Pria Paruh Baya</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>"Atas laporan tersebut, kami segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku,&quot; ujar Kapolsek Rupat.</p><p>Korban diketahui merupakan seorang anak laki-laki berusia 9 tahun. Dari keterangan yang diperoleh, korban mengaku telah menjadi korban perbuatan persetubuhan yang diduga dilakukan oleh pelaku.</p><p>[ads]Kepada polisi, pelaku mengakui. Aksi bejatnya itu dilakukanya pada Kamis, 9 April 2026, sekitar pukul 03.00 WIB di rumah kontrakannya di Jalan Keramat, Kecamatan Rupat. </p><p>Kasus ini terungkap setelah orang tua korban mencurigai kondisi anaknya dan kemudian memperoleh pengakuan dari korban terkait dugaan perbuatan yang dilakukan oleh pelaku.</p><p>[ads]Hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 418 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.</p><p>Polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian milik korban yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Sementara itu, hasil tes urine terhadap pelaku menunjukkan negatif dari penggunaan narkotika.</p><p>[ads]Kini, penyidik Polsek Rupat telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan korban, serta melakukan visum guna kepentingan pembuktian. Proses penyidikan masih terus berjalan dan akan dilengkapi sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_7735_Bocah-Laki-Laki-9-Tahun-di-Rupat-Jadi-Korban-Sodomi-Pria-Paruh-Baya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/452/bocah-lakilaki-9-tahun-di-rupat-jadi-korban-sodomi-pria-paruh-baya-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bocah Laki-Laki 9 Tahun di Rupat Jadi Korban Sodomi Pria Paruh Baya</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 22:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bocah Laki-Laki 9 Tahun di Rupat Jadi Korban Sodomi Pria Paruh Baya]]></title>
            <description><![CDATA[BENGKALIS  Kepolisian Sektor (Polsek) Rupat menangkap pelaku berinisial J (44) yang diduga telah mencabuli anak di bawah umur berupa sodomi]]></description>
            <content><![CDATA[<p>BENGKALIS - Kepolisian Sektor (Polsek) Rupat menangkap pelaku berinisial J (44) yang diduga telah mencabuli anak di bawah umur berupa sodomi di kawasan Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.</p><p>[ads]"Pelaku ditangkap Selasa (28 April 2026) sekitar pukul 21.00 WIB dirumah di kawasan Jalan Keramat," kata Kapolsek Rupat, AKP Faisal, S.H, Kamis (30/04/2026).</p><p>Jajaran Polsek berhasil menangkpa J usai menindaklanjuti laporan dari orangtua korban. </p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/448/tampang-anggota-linmas-desa-sungai-alam-dan-staf-kantor-desa-kuala-alam-diamankan-usai-tes-urine/">Tampang Anggota Linmas Desa Sungai Alam dan Staf Kantor Desa Kuala Alam Diamankan Usai Tes Urine</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>"Atas laporan tersebut, kami segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku,&quot; ujar Kapolsek Rupat.</p><p>Korban diketahui merupakan seorang anak laki-laki berusia 9 tahun. Dari keterangan yang diperoleh, korban mengaku telah menjadi korban perbuatan persetubuhan yang diduga dilakukan oleh pelaku.</p><p>[ads]Kepada polisi, pelaku mengakui. Aksi bejatnya itu dilakukanya pada Kamis, 9 April 2026, sekitar pukul 03.00 WIB di rumah kontrakannya di Jalan Keramat, Kecamatan Rupat. </p><p>Kasus ini terungkap setelah orang tua korban mencurigai kondisi anaknya dan kemudian memperoleh pengakuan dari korban terkait dugaan perbuatan yang dilakukan oleh pelaku.</p><p>[ads]Hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 418 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.</p><p>Polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian milik korban yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Sementara itu, hasil tes urine terhadap pelaku menunjukkan negatif dari penggunaan narkotika.</p><p>[ads]Kini, penyidik Polsek Rupat telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan korban, serta melakukan visum guna kepentingan pembuktian. Proses penyidikan masih terus berjalan dan akan dilengkapi sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_7217_Bocah-Laki-Laki-9-Tahun-di-Rupat-Jadi-Korban-Sodomi-Pria-Paruh-Baya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/451/bocah-lakilaki-9-tahun-di-rupat-jadi-korban-sodomi-pria-paruh-baya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Program MBG Bikin Anak Anak PAUD Cahaya Kasih Jadi &quot;Doyan&quot; Makan Sayur</guid>
            <pubDate>Thu, 30 Apr 2026 19:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Program MBG Bikin Anak Anak PAUD Cahaya Kasih Jadi "Doyan" Makan Sayur]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis  Program makan bergizi gratis (MBG) di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), KB Cahaya Kasih yang berjalan sejak Senin, (12/1]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis - Program makan bergizi gratis (MBG) di lembaga <a href="https://www.metrosatu.com/tag/pendidikan/" target="_blank">Pendidikan</a> Anak Usia Dini (PAUD), KB Cahaya Kasih yang berjalan sejak Senin, (12/1/2026), mendapat respons positif dari siswa maupun pihak sekolah. </p>[ads]<p><a href="https://www.metrosatu.com/tag/pendidikan/" target="_blank">Pendidikan</a> Kelompok Bermain (KB), berlokasi di Jalan Leseng, Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau, sebagai penerima manfaat makan bergizi telah memenuhi asupan gizi bagi anak anak menjadi lebih baik.</p><p>Program andalan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) juga berhasil mengubah kebiasaan makan anak-anak KB Cahaya Kasih yang semula enggan mengonsumsi sayur.</p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/449/trik-siswa-smp-n-9-tameran-bantu-supir-mbg-angkat-ompreng-ternyata-reuqest-menu/">Trik Siswa SMP N 9 Tameran Bantu Supir MBG Angkat Ompreng, Ternyata Reuqest Menu?</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote><p>			 Pimpinan KB Cahaya Kasih, Dahniar mengungkapkan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi anak anak, dan mereka terlihat senang dan makan dengan lahap.</p><p>Dahniar menambahkan, program makan bergizi ini berhasil mengubah kebiasaan makan anak anak yang sebelumnya tidak suka makan sayur, tetapi sekarang mulai terbiasa dan bahkan menikmatinya. </p>[ads]<p>"Dengan Progam MBG ini, makanan anak-anak lebih terjamin. Tadinya tidak mau makan sayur, sekarang mulai suka. Apalagi dengan makan bersama, melihat teman-temannya makan sayur, jadi ikut-ikutan, apalagi setelah diberi pemahaman tentang manfaatnya," kata Pimpinan KB Cahaya Kasih, Dahniar, Kamis (30/04/2026).</p><p>KB Cahaya Kasih, Desa Sungai Alam berdiri sejak 2010 telah menjadi salahsatu pilihan utama bagi orang tua di wilayah tersebut untuk pendidikan anak usia dini sebelum memasuki sekolah dasar (SD).</p>[ads]<p>Bahkan, KB Cahaya Kasih menjadi Lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di wilayah Bengkalis secara aktif berpartisipasi dalam program pemerintah, seperti transisi PAUD ke SD untuk memastikan anak-anak siap secara mental dan akademik saat memasuki jenjang berikutnya.</p><p>Sementara, Kepala SPPG Sungai Alam Sahrul Mubarak menyebut bahwa program MBG untuk anak PAUD, TK dengan usia 3-6 tahun bertujuan meningkatkan asupan gizi seimbang dan melatih kebiasaan makan sehat. </p>[ads]<p>"Sebagaimana intruksi Badan Gizi Nasional (BGN) untuk PAUD, TK ini bertujuan mencerdaskan anak dan membiasakan konsumsi sayuran sejak dini," pungkasnya.</p><p>Untuk diketahui, pemerima manfaat PAUD, KB Cahaya Kasih, Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis dari SPPG Sungai Alam sebanyak 27 porsi.</p>[ads]<p>Terpisah, Asisten Lapangan (Aslap) Rudi Hartono menambahkan, SPPG Sungai Alam mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak sehingga program MBG bisa berjalan maksimal dan lancar.</p><p>"Pun demikian, kita tidak pungkiri adanya masukan terkait menu dan telah menjadi evalusi SPPG Sungai Alam agar lebih baik lagi. Namun, proses makanan yang disajikan SPPG Sungai Alam tetap mengedepankan aturan yang ditetapkan dari Badan Gizi Nasional," tutupnya.</p>[ads]<p></p>[ads]]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_4380_Program-MBG-Bikin-Anak-Anak-PAUD-Cahaya-Kasih-Jadi--quot-Doyan-quot--Makan-Sayur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/450/program-mbg-bikin-anak-anak-paud-cahaya-kasih-jadi-quotdoyanquot-makan-sayur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Trik Siswa SMP N 9 Tameran Bantu Supir MBG Angkat Ompreng, Ternyata Reuqest Menu?</guid>
            <pubDate>Wed, 22 Apr 2026 16:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Trik Siswa SMP N 9 Tameran Bantu Supir MBG Angkat Ompreng, Ternyata Reuqest Menu?]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis  Ekspresi siswa SMP N 9 Desa Tameran, Kabupaten Bengkalis Riau, usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG) penuh kecerian.]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis - Ekspresi siswa SMP N 9 Desa Tameran, Kabupaten Bengkalis Riau, usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG) penuh kecerian. </p>[ads]<p>Uniknya, siswa kelas IX tingkat akhir sekolah menengah pertama di sekolah itu mempunyai trik unik dalam menyampaikan request menu MBG yang mereka inginkan.</p><p>Kala itu, Siswa berbondong-bondong mendatangi supir distribusi SPPG Sungai Alam yang telah tiba untuk memgambil ompreng., Selasa (21/04/2026) siang.</p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/445/adanya-program-mbg-tradisi-yanisan-sd-n-40-jadi-berkah-minta-distribusi-lebih-cepat-di-hari-jumat/">Adanya Program MBG, Tradisi Yanisan SD N 40 Jadi Berkah. Minta Distribusi Lebih Cepat di Hari Jumat</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote><p>			 Tanpa aba-aba, merekapun langsung mengangkat ratusan ompreng yang telah selesai untuk diangkut dan dimasukan kembali ke mobil distribusi SPPG Sungai Alam.</p><p>"Ngak apa-apa nak. Biar kami saja yang angkat," tegur Supir Syaiful melarang siswa untuk membantu.</p>[ads]<p>Spontan, salah satu siswa menjawab, "Tak apa Om, kami yang mau mengangkat karna kami suka menu yang dibagikan," celetupnya.</p><p>Pun demikian, salah satu siswa Diandra, menyampaikan teguran agar menu MBG tidak selalu disajikan berupa telur yang terus menerus.</p>[ads]<p>"Jangan telur-telur terus om. Tiap hari  menu telur-telur aja, kami bosan om " kata Diandra dengan tawa khasnya dan diiyakan teman lainya.</p><p>Permintaan menu makanan juga dilontarkan siswi lainya, Serina. Ia juga menyampaikan beragam menu permintaan langsung kepada supir MBG SPPG Sungai Alam.</p>[ads]<p>"Teman teman request om, menu dikasih susu dong. Dan menu spesial juga seperti steak ayam, spageti, bakso dan buah anggur lah," ucap Serina.</p><p>Menyikapi trik siswa tingka IX SMP Negeri 9 Desa Tameran mengangkat ompreng kosong ke mobil distrubisi bikin Supir Syaiful geleng-geleng kepala dan tertawa.</p>[ads]<p>Syaiful pun menjawab dengan sopan agar siswa tidak merasa kecewa. "Reques adik-adik akan om sampaikan ke pihak dapur ya. Dan tentunya menu akan dikabulkan setelah melalui evaluasi ahli gizi untuk memastikan standar kesehatan dan gizi terpenuh," terang Syaiful.</p><p></p>[ads]<p></p>[ads]]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_5161_Trik-Siswa-SMP-N-9-Tameran-Bantu-Supir-MBG-Angkat-Ompreng--Ternyata-Reuqest-Menu-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/449/trik-siswa-smp-n-9-tameran-bantu-supir-mbg-angkat-ompreng-ternyata-reuqest-menu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tampang Anggota Linmas Desa Sungai Alam dan Staf Kantor Desa Kuala Alam Diamankan Usai Tes Urine</guid>
            <pubDate>Wed, 22 Apr 2026 16:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tampang Anggota Linmas Desa Sungai Alam dan Staf Kantor Desa Kuala Alam Diamankan Usai Tes Urine]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis  Linmas Desa Sungai Alam berinisial A.S (34) dan staf di Kantor Desa Kuala Alam, A.N (28) ditetapkan sebagai tersangka kasus peny]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis - Linmas Desa Sungai Alam berinisial A.S (34) dan staf di Kantor Desa Kuala Alam, A.N (28) ditetapkan sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika usai hasil tes urine keduanya positif mengandung zat amfetamin. Ini tampang kedua tersangka?</p><p>[ads]Dari poto yang diterima bengkalisone.co.id, Rabu (22/04/2026), kedua tersangka kini telah menggunakan baju oranye (baju tahanan) bernomor yang sama nomor 072.</p><p>Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan kedua tersangka dijerat dengan Pasal 127 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terkait penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri.</p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/447/polres-bengkalis-kembali-gelar-tes-urine-dadakan-kali-ini-di-lingkungan-kecamatan-bengkalis/">Polres Bengkalis Kembali Gelar Tes Urine Dadakan. Kali Ini di Lingkungan Kecamatan Bengkalis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resor Bengkalis melaksanakan kegiatan cek urine secara mendadak (silent) di lingkungan Pemerintah Kecamatan Bengkalis, Selasa (21/04/2026) pagi.</p><p>Giat digelar Satresnarkoba Polres Bengkalis bersama jajaran Polsek Bengkalis itu menemukan 2 orang positif narkoba hasil rapid test.</p><p>[ads]Masing-masing berinisial A.S (38), yang merupakan anggota Linmas Desa Sungai Alam, dan A.N (29), staf Desa Kuala Alam. </p><p>"Dari hasil sidak urine yang dilakukan secara mendadak, ditemukan dua orang yang dinyatakan positif amfetamin berdasarkan hasil rapid test,&quot; kata Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar disampaikan Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah, Selasa (21/4/2026).</p><p>[ads]Ia menyebut, kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.35 WIB tersebut menyasar tiga lokasi utama, yakni Kantor Desa Sungai Alam di Jalan Bathin Alam, Kantor Desa Kuala Alam di Jalan Awang Mahmuda, serta Kantor Kecamatan Bengkalis di Jalan Panglima Minal, Desa Air Putih. </p><p>Selain itu, tim juga melakukan pengembangan ke beberapa kediaman warga di wilayah Desa Sungai Alam dan Desa Kuala Alam.</p><p>[ads]"Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menekan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintahan hingga ke tingkat desa," katanya.</p><p>Dia menambahkan, hasil interogasi awal, kedua pengguna mengaku memperoleh narkotika dari seorang pria berinisial F als B yang berdomisili di wilayah Desa Kuala Alam. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung melakukan penggerebekan di rumah terduga pelaku di Jalan Awang Mahmuda, Dusun 2, namun yang bersangkutan berhasil melarikan diri sebelum petugas tiba.</p><p>[ads]Pengembangan terus dilakukan dengan mendatangi beberapa lokasi lain, termasuk kediaman seorang perangkat desa di Jalan H. Sulaiman, Desa Sungai Alam, serta rumah salah satu terduga pengguna di Desa Kuala Alam.</p><p>Namun dari hasil penggeledahan, tidak ditemukan barang bukti narkotika dan hasil tes urine tambahan menunjukkan negatif.</p><p>[ads]&quot;Kami masih melakukan pengejaran terhadap terduga pemasok. Komitmen kami jelas, tidak ada ruang bagi pelaku narkoba di wilayah hukum Polres Bengkalis,&quot; tegasnya.</p><p></p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_6116_Tampang-Anggota-Linmas-Desa-Sungai-Alam-dan-Staf-Kantor-Desa-Kuala-Alam-Diamankan-Usai-Tes-Urine.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/448/tampang-anggota-linmas-desa-sungai-alam-dan-staf-kantor-desa-kuala-alam-diamankan-usai-tes-urine/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Bengkalis Kembali Gelar Tes Urine Dadakan. Kali Ini di Lingkungan Kecamatan Bengkalis</guid>
            <pubDate>Tue, 21 Apr 2026 15:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Bengkalis Kembali Gelar Tes Urine Dadakan. Kali Ini di Lingkungan Kecamatan Bengkalis]]></title>
            <description><![CDATA[BENGKALIS  Dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, jajaran Polsek Bengkalis bersama Satresnarkoba Polres ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>BENGKALIS &ndash; Dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, jajaran Polsek Bengkalis bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis melaksanakan kegiatan cek urine secara silent (mendadak/sidak) di lingkungan Pemerintah Kecamatan Bengkalis, Selasa (21/04/2026) pagi.</p><p>[ads]Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.35 WIB tersebut menyasar tiga lokasi utama, yakni Kantor Desa Sungai Alam di Jalan Bathin Alam, Kantor Desa Kuala Alam di Jalan Awang Mahmuda, serta Kantor Kecamatan Bengkalis di Jalan Panglima Minal, Desa Air Putih. Selain itu, tim juga melakukan pengembangan ke beberapa kediaman warga di wilayah Desa Sungai Alam dan Desa Kuala Alam.</p><p>Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menekan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemerintahan hingga ke tingkat desa.</p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/443/pembunuhan-brutal-mengguncang-warga-berancah-bantan-akhirnya-terungkap-pelaku-ternyata-masih-di-bawah-umur/">Pembunuhan Brutal Mengguncang Warga Berancah, Bantan Akhirnya Terungkap, Pelaku Ternyata Masih di Bawah Umur</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>&quot;Dari hasil sidak urine yang dilakukan secara mendadak, ditemukan dua orang yang dinyatakan positif amfetamin berdasarkan hasil rapid test,&quot; jelasnya.</p><p>Kedua orang tersebut masing-masing berinisial A.S (38), yang merupakan anggota Linmas Desa Sungai Alam, dan A.N (29), staf Desa Kuala Alam. Keduanya diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satresnarkoba Polres Bengkalis.</p><p>[ads]Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap ASN dan staf di Kantor Kecamatan Bengkalis dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.</p><p>Berdasarkan hasil interogasi awal, kedua pengguna mengaku memperoleh narkotika dari seorang pria berinisial F als B yang berdomisili di wilayah Desa Kuala Alam. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung melakukan penggerebekan di rumah terduga pelaku di Jalan Awang Mahmuda, Dusun 2, namun yang bersangkutan berhasil melarikan diri sebelum petugas tiba.</p><p>[ads]Pengembangan terus dilakukan dengan mendatangi beberapa lokasi lain, termasuk kediaman seorang perangkat desa di Jalan H. Sulaiman, Desa Sungai Alam, serta rumah salah satu terduga pengguna di Desa Kuala Alam.</p><p> Namun dari hasil penggeledahan, tidak ditemukan barang bukti narkotika dan hasil tes urine tambahan menunjukkan negatif.</p><p>[ads]&quot;Kami masih melakukan pengejaran terhadap terduga pemasok. Komitmen kami jelas, tidak ada ruang bagi pelaku narkoba di wilayah hukum Polres Bengkalis,&quot; tegas Kasi Humas.</p><p>Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.10 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.</p><p>[ads]Polres Bengkalis juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkoba melalui call center 110, guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika.</p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_1748_Polres-Bengkalis-Kembali-Gelar-Tes-Urine-Dadakan--Kali-Ini-di-Lingkungan-Kecamatan-Bengkalis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/447/polres-bengkalis-kembali-gelar-tes-urine-dadakan-kali-ini-di-lingkungan-kecamatan-bengkalis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aksi Demonstrasi GMNI Didepan Kantor Kejari Bengkalis: 6 Tuntutan Terkait PT BLJ dan 5 Tuntutan Tambak Udang oleh PT GKJ</guid>
            <pubDate>Mon, 20 Apr 2026 20:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aksi Demonstrasi GMNI Didepan Kantor Kejari Bengkalis: 6 Tuntutan Terkait PT BLJ dan 5 Tuntutan Tambak Udang oleh PT GKJ]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis  Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Bengkalis menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Bengkalis menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Senin (20/4/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan terhadap penegak hukum untuk mengusut dugaan permasalahan pengelolaan dana di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ).</p><p>[ads]Aksi mahasiswa itu diterima langsung oleh pihak Kejari Bengkalis melalui Kepala Seksi Intelijen, Wahyu Ibrahim, S.H., M.H., yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis.</p><p>Dalam aksi tersebut, Zulfhan Azmal Selaku Ketua DPC GMNI BENGKALIS, menyampaikan sejumlah tuntutan yang tertuang dalam surat resmi bertajuk &quot;Tuntutan Aksi&quot;. Salah satu poin utama adalah meminta Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk mengaudit pengelolaan dana Penyertaan Investasi (PI) tahun 2023 dengan nilai sekitar Rp224 miliar yang dikelola oleh PT Bumi Laksamana Jaya.</p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/442/6-bulan-revitalisasi-spbu-blj-rp34-miliar-digelontorkan-siap-beroperasi-atau-sarat-masalah-gmni-desak-audit-sebelum-dibuka/">6 Bulan Revitalisasi SPBU BLJ, Rp3,4 Miliar Digelontorkan: Siap Beroperasi atau Sarat Masalah? GMNI Desak Audit Sebelum Dibuka</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Selain itu, Ketua DPC GMNI Bengkalis Zulfhan Azmal juga mendesak dilakukan audit terhadap penggunaan dana PI dalam program revitalisasi SPBU yang dijalankan oleh BUMD tersebut. Mereka menilai perlu adanya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran yang bersumber dari keuangan daerah.</p><p>Tak hanya itu, Zulfhan, turut meminta Kejari Bengkalis mengaudit pembangunan kantor PT BLJ tahap I yang diduga hanya menjadi pemborosan anggaran. Mereka juga mendorong agar seluruh unit usaha di bawah PT BLJ diperiksa secara menyeluruh.</p><p>[ads]Dalam tuntutannya, GMNI juga meminta aparat penegak hukum untuk memeriksa jajaran direksi, komisaris, hingga pihak terkait lainnya, termasuk perjalanan dinas yang diduga tidak efektif dan berpotensi merugikan keuangan daerah.</p><p>Koordinator Umum (Kordum) GMNI Bengkalis, Asrul, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pengelolaan keuangan daerah yang harus dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.</p><p>[ads]&quot;Kami hadir di sini sebagai bentuk kontrol sosial. Dana ratusan miliar rupiah yang dikelola BUMD harus jelas peruntukannya. Jika ada indikasi penyimpangan atau pemborosan, maka harus diaudit secara menyeluruh dan dibuka ke publik,&quot; tegas Asrul dalam orasinya.</p><p>Ia juga menekankan pentingnya peran Kejaksaan Negeri Bengkalis dalam mengawal kasus ini agar tidak berhenti pada tataran administratif saja.</p><p>[ads]&quot;Kami mendesak Kejari Bengkalis untuk bertindak profesional dan transparan. Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut tanpa kejelasan, karena ini menyangkut uang rakyat,&quot; tambahnya.</p><p>6 Tuntutan dalam aksi GMNI terkait PT. BLJ :</p><p>[ads]1. Meminta kepada Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk mengaudit pengelolaan dana PI tahun 2023 dengan angka &plusmn; 224 M yang dikelola oleh PT. Bumi Laksamana Jaya Bengkalis.</p><p>2. Mendesak Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk mengaudit penggunaan dana PI dalam revitalisasi SPBU PT. Bumi Laksamana Jaya Bengkalis.</p><p>[ads]3. Mendesak Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk mengaudit pembangunan kantor PT. Bumi Laksamana Jaya tahap I yang diduga hanya pemborosan anggaran.</p><p>4. Mendorong Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk mengaudit seluruh unit usaha BUMD PT. Bumi Laksamana Jaya Bengkalis.</p><p>[ads]5. Mendorong Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk memeriksa direktur, komisaris, dan jajaran direksi terkait perjalanan dinas yang mereka lakukan yang diduga hanya pemborosan anggaran.</p><p>6. Meminta kepada Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk membuka transparansi terkait dengan perkembangan kasus ini.</p><p>[ads]Lima Tuntutan GMNI Terkait Tambak Udang oleh PT. GENESIS KEMBONG JAYA (PT GKJ) :</p><p>1. Mendesak Kejaksaan Neget Bengkalis untuk segera menindak lanjuti dan mengusut Tuntas dugaan Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Terkait Pemanfaat lahan Ilegal oleh PT. GENESIS KEMBONG JAYA (PT GKJ).</p><p>[ads]2. Mendesak Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk Mengeksekusi lahan seluas 35 Hektar tersebut sesuai Perintah Putusan Pengadt NOMOR 12/Pid.Sus-TPK/2022/PN PBR.</p><p>3. Mendorong Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk menghitung kerugian Negara akibat Pemanfaatan Ilegal lahan Negara oleh PT. GENESIS KEMBONG JAYA.</p><p>[ads]4. Mendesak Kejaksaan Neget Bengkalis untuk segera &Mu;enetapkan Tersangka atas kasus TIPIKOR Tambak Udang yang telah 2 Tahun tidak ada Perkembangan Signifikan.</p><p>5. Mendorong Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk melakukan Transparansi kepada publik terkait perkembangan penanganan kasus TIPIKOR Tambak Udang PT. GENESIS KEMBONG JAYA.</p><p>[ads]Menanggapi aksi tersebut, pihak Kejari Bengkalis melalui Kasi Intelijen, Wahyu Ibrahim menyatakan akan menerima dan mempelajari seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa.</p><p>Aksi ini menjadi bentuk kontrol sosial dari kalangan mahasiswa terhadap pengelolaan keuangan daerah, khususnya pada BUMD yang dinilai perlu diawasi secara ketat agar tidak terjadi penyimpangan.</p><p>[ads]Zulfhan Azmal ,berharap Kejaksaan Negheri Bengkalis dapat bertindak profesional dan transparan dalam menindaklanjuti laporan serta tuntutan yang telah disampaikan.(hin)</p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_3480_Aksi-Demonstrasi-GMNI-Didepan-Kantor-Kejari-Bengkalis--6-Tuntutan-Terkait-PT-BLJ-dan-5-Tuntutan-Tambak-Udang-oleh-PT-GKJ.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/446/aksi-demonstrasi-gmni-didepan-kantor-kejari-bengkalis-6-tuntutan-terkait-pt-blj-dan-5-tuntutan-tambak-udang-oleh-pt-gkj/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Adanya Program MBG, Tradisi Yanisan SD N 40 Jadi Berkah. Minta Distribusi Lebih Cepat di Hari Jumat</guid>
            <pubDate>Sat, 18 Apr 2026 22:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Adanya Program MBG, Tradisi Yanisan SD N 40 Jadi Berkah. Minta Distribusi Lebih Cepat di Hari Jumat]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis  Tradisi Jumat Yasinan sebelum mengikuti proses belajar mengajar di Sekolah SD Negeri 40, Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis - Tradisi Jumat Yasinan sebelum mengikuti proses belajar mengajar di Sekolah SD Negeri 40, Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis hingga kini terus berjalan.</p>[ads]<p>Budaya membaca Surah Yasin setiap Jumat sebelum dimulainya proses belajar mengajar itu merupakan pendidkan karakter anak di sekolah tersebut.</p><p>Demikian disampaikan Kepala Sekolah SDN 40 Sungai Alam, Nursiah S.Ag. Ia menambahkan,  kegiatan jumat berkah itu juga bertujuan membangun karakter religius siswa sejak dini.</p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/444/mbg-tepat-waktu-sampai-sekolah-aslap-sppg-sungai-alam-alhamdulillah-lancar/">MBG Tepat Waktu Sampai Sekolah, Aslap SPPG Sungai Alam: Alhamdulillah Lancar</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote><p>			 "Jumat Berkah (membaca yasin) sudah dimulai sejak lama dan hingga kini terus berjalan. Tujuanya guna membangun karakter religius anak-anak, meningkatkan ketakwaan dan tentunya menanamkan nilai-nilai kebaikan serta kebersamaan," kata Nursiah S.Ag, Sabtu (18/04/2026).</p><p>Nursiah menjelaskan, kegiatan yang dilakukan pagi hari sebelum jam pelajaran dimulai tersebut juga diisi  dengan tausiah singkat untuk mempererat silaturahmi.</p>[ads]<p>"Kami (para guru) dan  siswa semakin terjalin hubungan yang erat. Idealnya, kegiatan ini mendidik siswa agar mengawali hari dengan kegiatan yang positif," tambahanya.</p><p>Disenggol, Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Apakah berdampak dalam kegiatan tradisi Yasinan di SDN 40,?.  Nursiah pun spontan berucap, "Pastinya, sangat berdampak. Terutama kehadiran anak anak ke sekolah, saat ini menjadi meningkat," tuturnya.</p>[ads]<p>Pun demikian, Nursiah mengakui bahwa jadwal distribusi MBG yang tidak sejalan dengan kegiatan di hari jumat menjadi kendala tradisi yasinan siswa SD Negeri 40.</p><p>"Artinya, kita akan melakukan kordinasi kembali kepada pihak SPPG Sungai Alam terkait jadwal tersebut. Mudah-mudahan, selaku penyalur program MBG di SDN 40, mereka bersedia melakukan distribusi lebih awal khususnya hari jumaat sehingga anak abak bisa menikmati MBG usai kegiatan yasinan," imbuhnya semberi mengaku telah menyampaian masukan kepada pihak SPPG Sungai Alam.</p>[ads]<p></p><p></p>[ads]]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_1188_Adanya-Program-MBG--Tradisi-Yanisan-SD-N-40-Jadi-Berkah--Minta-Distribusi-Lebih-Cepat-di-Hari-Jumat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/445/adanya-program-mbg-tradisi-yanisan-sd-n-40-jadi-berkah-minta-distribusi-lebih-cepat-di-hari-jumat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MBG Tepat Waktu Sampai Sekolah, Aslap SPPG Sungai Alam: Alhamdulillah Lancar</guid>
            <pubDate>Sun, 12 Apr 2026 23:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MBG Tepat Waktu Sampai Sekolah, Aslap SPPG Sungai Alam: Alhamdulillah Lancar]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis  Distribusi yang lancar dan tepat waktu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi prioritas  Satuan Pelayanan Pemenuhan Gi]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis - Distribusi yang lancar dan tepat waktu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi prioritas  Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sungai Alam guna memastikan manfaat program diterima maksimal oleh sekolah. </p><p>[ads]Demikian disampaikan Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Sungai Alam, Rudi Hartono. Ia menyebut, jadwal distribusi tepat waktu menjadi kesepakan SPPG Sungai Alam dengan sekolah-sekolah dan disesuaikan dengan jadwal siswa menikmati MBG.</p><p>"Alhamdulillah, hingga kini proses pendistribusian (pengantaran) MBG di SPPG Sungai Alam berjalan lancar," kata Rudi Hartono, Minggu (12/04/2026).</p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/441/dampak-program-makan-bergizi-gratis-anak-senang-orangtua-bisa-hemat-pengeluaran/">Dampak Program Makan Bergizi Gratis: Anak Senang, Orangtua Bisa Hemat Pengeluaran</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Pria kerap disapa Rudi inipun menambah, Pendistribusian SPPG Sungai Alam menggunakan dua unit armada mobil khusus pengangkut MBG hingga tiba ke sekolah tepat waktu.</p><p>"Idealnya, distribusi makan bergizi ke sekolah-sekolah telah dikordinasikan sebelumnya dengan jadwal siswa menikmati MBG," terang Rudi.</p><p>[ads]Seperti yang tengah berlangsung di SD Negeri 28 Desa Kuala Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau. Salah satu guru, Dona menuturkan pengantaran MBG dari SPPG Sungai Alam di sekolahnya berjalan dengan baik.</p><p>"Setelah MBG tiba di sekolah ini, kita (para guru) selanjutnya menyerahkan kepada anak anak. Dan ini tugas kita bersama. Masing-masing kelas sudah ada perwakilan untuk mengambil," terang Dona.</p><p>[ads]Dona menambahkan, pihaknya selalu memastikan semua siswa terlayani, dan mengantisipasi ompreng yang digunakan tidak mengalami kerusakan atau hilang.</p><p>&quot;Ini juga bagian dari penguatan karakter siswa, menanamkan tanggung jawab, jujur, kebersamaan, dan peduli," terang Dona</p><p>[ads]Terpenting, ditambahkan Dona. Sebagaimana penegasan dari Kepala Sekolah SDN 28 bahwa seluruh tenaga pendidik dan pegawai untuk mengingatkan siswa agar tidak lupa berdoa sebelum makan. </p><p>"Sebagaimana penegasan dari Kepala Sekolah kepada kami (pengajar) agar kita mendidik anak anak jangan lupa untuk berdo&#039;a sebelum makan.  Syukuri apa yang diterima, dan usahakan makanan dihabiskan," tutup Dona menirukan intruksi dari kepala sekolahnya.</p><p>[ads]</p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_1556_MBG-Tepat-Waktu-Sampai-Sekolah--Aslap-SPPG-Sungai-Alam--Alhamdulillah-Lancar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/444/mbg-tepat-waktu-sampai-sekolah-aslap-sppg-sungai-alam-alhamdulillah-lancar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pembunuhan Brutal Mengguncang Warga Berancah, Bantan Akhirnya Terungkap, Pelaku Ternyata Masih di Bawah Umur</guid>
            <pubDate>Sun, 12 Apr 2026 12:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pembunuhan Brutal Mengguncang Warga Berancah, Bantan Akhirnya Terungkap, Pelaku Ternyata Masih di Bawah Umur]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis  Kepolisian Resor Bengkalis berhasil mengungkap pelaku pembunuhan brutal yang menguncang Warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan, K]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis - Kepolisian Resor Bengkalis berhasil mengungkap pelaku pembunuhan brutal yang menguncang Warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau. Pelaku merupakan tetangga korban yang ternyata masih di bawah umur.</p><p>[ads]Pelaku yang masih di bawah umur ini ditangkap, Sabtu (11/04/2026), tepatnya di salah satu Cafe di Jalan Antara, Kecamatan Bengkalis.</p><p>Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan motif pelaku adalah pencurian dengan kekerasan (curas) yang berujung pada penganiayaan berat hingga menyebabkan korban meninggal dunia.</p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/439/bengkalis-menjerit-bumd-diduga-jadi-ladang-foyafoya-anggaran/">Bengkalis Menjerit, BUMD Diduga Jadi Ladang Foya-Foya Anggaran</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>"Tak butuh waktu lama, pada Sabtu, 11 April 2026 sekitar pukul 00.30 WIB, Team berhasil meringkus tersangka berinisial M.R.P (17) di Jalan Antara, Kecamatan Bengkalis, tepatnya di depan sebuah kafe," katanya disampaikan oleh Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah, Minggu (12/04/2026).</p><p>Aipda Juliandi menambahkan, saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan. Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui seluruh perbuatannya.</p><p>[ads]Pelaku diketahui datang ke rumah korban dengan niat melakukan pencurian. Namun, saat hendak melancarkan aksinya, keberadaannya diketahui oleh korban. Situasi tersebut memicu terjadinya perkelahian antara pelaku dan korban.</p><p>Dalam kondisi panik, pelaku yang telah membawa senjata tajam jenis parang, kemudian melakukan serangan brutal terhadap korban secara berulang hingga korban tidak berdaya dan akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian.</p><p>[ads]"Berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan petugas, tersangka dinyatakan positif mengonsumsi narkoba, yang diduga turut memengaruhi kondisi emosi dan tindakan brutal pelaku saat kejadian," terang Kasi Humas Polres Bengkalis.</p><p>Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Bengkalis guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.</p><p>[ads]"Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan tindak pidana pencurian dengan kekerasan jo. penganiayaan berat yang menyebabkan kematian, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP," pungkasnya.</p><p>Sebelumnya, Warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau dikejutkan dengan penemuan sesosok pria bersimbah darah di dalam rumah pada Kamis (09/04/2026) pagi.</p><p>[ads]Korban diketahui bernama Apeng (53). Ia ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi telungkup dengan posisi kaki terlipat di lantai rumahnya dengan tubuh berlumur darah.</p><p>Jenazah ditemukan pertama kali oleh warga, sehingga berita itupun tersebar membuat warga setempat berdatangan ke lokasi. Setelah memastikan, warga langsung melaporkan ke pihak kepolisian setempat, sekitar pukul 10.45 WIB.</p><p>[ads]</p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_3740_Pembunuhan-Brutal-Mengguncang-Warga-Berancah--Bantan-Akhirnya-Terungkap--Pelaku-Ternyata-Masih-di-Bawah-Umur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/443/pembunuhan-brutal-mengguncang-warga-berancah-bantan-akhirnya-terungkap-pelaku-ternyata-masih-di-bawah-umur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">6 Bulan Revitalisasi SPBU BLJ, Rp3,4 Miliar Digelontorkan: Siap Beroperasi atau Sarat Masalah? GMNI Desak Audit Sebelum Dibuka</guid>
            <pubDate>Sun, 12 Apr 2026 11:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[6 Bulan Revitalisasi SPBU BLJ, Rp3,4 Miliar Digelontorkan: Siap Beroperasi atau Sarat Masalah? GMNI Desak Audit Sebelum Dibuka]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis Revitalisasi SPBU BLJ yang menjadi salah satu core bisnis BUMD tengah menjadi perhatian serius. SPBU yang dikelola oleh pihak ket]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis -Revitalisasi SPBU BLJ yang menjadi salah satu core bisnis BUMD tengah menjadi perhatian serius. SPBU yang dikelola oleh pihak ketiga, PT SBS (Selat Bengkalis Sejahtera), selama masa nonaktif telah menghentikan perputaran keuangan yang seharusnya menjadi sumber pemasukan bagi BLJ. Kondisi ini tentu berdampak langsung terhadap optimalisasi kinerja BUMD tersebut.</p><p>[ads]Berdasarkan kontrak revitalisasi yang dimulai pada 14 Oktober 2025 hingga 14 Oktober 2026, terdapat target pekerjaan yang disebut berlangsung selama enam bulan. </p><p>Namun, menjelang tanggal 14 April 2026, publik mempertanyakan apakah proses revitalisasi tersebut benar-benar telah selesai dan siap untuk kembali beroperasi.</p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/440/kasus-tambak-udang-di-bengkalis-tanpa-kejelasan-hukum-gmni-soroti-status-hukum-pt-genesis-kembong-jaya/">Kasus Tambak Udang di Bengkalis Tanpa Kejelasan Hukum, GMNI Soroti Status Hukum PT Genesis Kembong Jaya</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>GMNI menilai, dengan anggaran revitalisasi yang mencapai sekitar Rp3,4 miliar, transparansi dan akuntabilitas menjadi hal yang tidak bisa ditawar.</p><p> Apalagi, masyarakat berharap SPBU ini dapat digunakan sebaik mungkin dan tidak menimbulkan kerugian. Besarnya nilai anggaran juga memunculkan kekhawatiran terkait potensi penyimpangan serta adanya kepentingan finansial tertentu di balik proyek tersebut.</p><p>[ads]Sekretaris DPC GMNI Bengkalis Asrul sahputra menegaskan bahwa persoalan revitalisasi ini tidak boleh dipandang sebagai hal biasa, mengingat besarnya anggaran yang digunakan dari entitas BUMD.</p><p>&quot;Jika dalam kurun waktu enam bulan revitalisasi belum menunjukkan kejelasan hasil, maka ini patut dipertanyakan secara serius. Jangan sampai proyek ini hanya menjadi formalitas administrasi tanpa output yang jelas, atau bahkan menjadi celah pemborosan anggaran. Kami melihat ada indikasi lemahnya pengawasan dan ini berpotensi merugikan daerah,&quot; tegasnya.</p><p>[ads]Ia juga menambahkan bahwa keterbukaan informasi kepada publik merupakan hal mutlak dalam pengelolaan BUMD.</p><p>&quot;BUMD itu bukan ruang gelap. Setiap rupiah yang dikeluarkan harus bisa dipertanggungjawabkan. Kalau memang belum siap beroperasi, jangan dipaksakan. Lebih baik jujur ke publik daripada menutup-nutupi sesuatu yang berpotensi menjadi masalah hukum di kemudian hari,&quot; lanjutnya.</p><p>[ads]Atas dasar itu, kami dari GMNI mendesak agar dilakukan audit menyeluruh sebelum SPBU BLJ kembali beroperasi. Audit ini penting untuk memastikan:</p><p>&bull; Kesesuaian pembangunan dengan standar teknis SPBU yang berlaku</p><p>[ads]&bull; Kesesuaian penggunaan anggaran revitalisasi Rp3,4 miliar</p><p>&bull; Kelayakan operasional dan aspek keselamatan fasilitas</p><p>[ads]&bull; Kepastian bahwa aset BUMD tidak mengalami kerugian</p><p>Jika benar pada 14 April </p><p>[ads]2026 SPBU BLJ direncanakan kembali beroperasi, maka audit harus dilakukan terlebih dahulu, bukan setelah operasional berjalan. Hal ini untuk mencegah potensi kerugian, menjamin keamanan operasional, serta memastikan pengelolaan BUMD berjalan secara transparan dan profesional.</p><p>Asrul menegaskan bahwa audit sebelum operasional merupakan langkah preventif yang wajib dilakukan demi menjaga kepercayaan publik dan memastikan bahwa revitalisasi SPBU BLJ benar-benar memberikan manfaat bagi daerah, bukan sebaliknya.</p><p>[ads]GMNI akan terus mengawal proses ini dan meminta pihak terkait untuk terbuka kepada publik terkait progres revitalisasi, penggunaan anggaran, serta hasil audit teknis sebelum SPBU BLJ kembali beroperasi.</p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_2038_6-Bulan-Revitalisasi-SPBU-BLJ--Rp3-4-Miliar-Digelontorkan--Siap-Beroperasi-atau-Sarat-Masalah--GMNI-Desak-Audit-Sebelum-Dibuka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/442/6-bulan-revitalisasi-spbu-blj-rp34-miliar-digelontorkan-siap-beroperasi-atau-sarat-masalah-gmni-desak-audit-sebelum-dibuka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dampak Program Makan Bergizi Gratis: Anak Senang, Orangtua Bisa Hemat Pengeluaran</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Apr 2026 20:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dampak Program Makan Bergizi Gratis: Anak Senang, Orangtua Bisa Hemat Pengeluaran]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis  Puluhan anak, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bintang Kejora, berlokasi di Desa Penampi, antusias menerima makanan bergizi grat]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis - Puluhan anak, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bintang Kejora, berlokasi di Desa Penampi, antusias menerima makanan bergizi gratis (MBG) didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau.</p><p>[ads]Program dari Pemerintah Pusat ini, telah dapat dirasakan  setiap harinya sehingga anak-anak PAUD Bintang Kejora mendapatkan Gizi seimbang untuk kebutuhan tubuh mereka.</p><p>"Antusias anak-anak sangat luar biasa, MBG ini juga melatih anak agar suka makan sayuran sejak dini, karena sayuran sangat penting untuk tubuh kita," kata Kepala Penyelenggara PAUD Bintang Kejora, Rohayati S.Pd kepada wartawan, Rabu (08/04/2026).</p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/430/safari-ramadan-ketua-dprd-bengkalis-bersama-gmni-bengkalis-berikan-sembako-untuk-warga/">Safari Ramadan, Ketua DPRD Bengkalis bersama GMNI Bengkalis Berikan Sembako untuk Warga</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Bahkan orangtua anak dari PAUD Bintang Kejora yang letaknya berada jauh dari pusat Kota Bengkalis inipun sangat menyambut positif program MBG.</p><p>"Bagi orang tua, khususnya para ibu, program ini bukan hanya memastikan anak-anak mendapat asupan bergizi, tetapi juga meringankan beban pengeluaran harian karena tidak lagi harus menyiapkan bekal dari rumah," terang Rohayati.</p><p>[ads]Idealnya, tambah Rohayati. Program MBG berdampak penghematan anggaran orang tua dengan pengurangan biaya sarapan.</p><p>&#039;Secara ekonomis tentu sangat meringankan orang tua karrma tidak perlu lagi membelikan makan buat bekal anak, karena anak-anak sudah mendapatkan sarapan bergizi di sekolah," terang Rohayati.</p><p>[ads]Program MBG di PAUD Bintang Kejora Desa Penampi ini didistribusikan oleh SPPG Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, 45 porsi.</p><p>Secara keseluruhan SPPG Sungai Alam Ini menyalurkan makan bergizi gratis kepada 15 sekolah dan 3B penerima manfaat, diantaranya:</p><p>[ads]- TK N 2</p><p>- PAUD Cahaya kasih</p><p>[ads]- PAUD Permata Bunda</p><p>- PAUD Sawiyah</p><p>[ads]- PAUD Dangsuri</p><p>- PAUD Bintang Kejora</p><p>[ads]- PAUD Mother Kids</p><p>- SDN 28</p><p>[ads]- SDN 29</p><p>- SDN 38</p><p>[ads]- SDN 40</p><p>- MTS Ar-Rosidiyah</p><p>[ads]- Aliyah Ar-Rosidiyah</p><p>- SMPN 11</p><p>[ads]- SMPN 9</p><p>Sementara, program makanan bergizi kepada kelompok sasaran rentan, Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui (Busui), dan Balita non-PAUD (3B), SPPG Sungai Alam mendistribusikan 312 porsi bagi penerima manfaat.</p><p>[ads]</p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_9150_Dampak-Program-Makan-Bergizi-Gratis--Anak-Senang--Orangtua-Bisa-Hemat-Pengeluaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/441/dampak-program-makan-bergizi-gratis-anak-senang-orangtua-bisa-hemat-pengeluaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Tambak Udang di Bengkalis Tanpa Kejelasan Hukum, GMNI Soroti Status Hukum PT Genesis Kembong Jaya</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Apr 2026 15:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Tambak Udang di Bengkalis Tanpa Kejelasan Hukum, GMNI Soroti Status Hukum PT Genesis Kembong Jaya]]></title>
            <description><![CDATA[BENGKALIS Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bengkalis mempertanyakan perkembangan penanganan kasus ]]></description>
            <content><![CDATA[<p>BENGKALIS&ndash; Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bengkalis mempertanyakan perkembangan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) lingkungan tambak udang di Kabupaten Bengkalis yang hingga kini dinilai belum menunjukkan kejelasan hukum.</p>[ads]<p>DPC GMNI Bengkalis juga menyoroti khusus aktivitas operasional tambak udang milikPT Genesis Kembong Jayayang disebut masih berjalan di atas lahan yang telah dirampas negara berdasarkan putusan pengadilan tindak pidana korupsi nomor14/Pid.Sus-TPK/2022/PN Pbr.</p><p>Pengurus DPC GMNI Bengkalis Rakhmadhan menyampaikan bahwa publik berhak mengetahui sejauh mana proses hukum berjalan, terutama setelah lahan tersebut secara sah dinyatakan sebagai rampasan negara.</p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/435/ikut-langkah-eks-menteri-agama-yaqut-abdul-wahid-juga-minta-jadi-tahanan-rumah/">Ikut langkah eks Menteri Agama Yaqut, Abdul Wahid juga Minta Jadi Tahanan Rumah</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote><p>			 "Lahan seluas kurang lebih 35 hektare telah dinyatakan kembali menjadi milik negara melalui putusan pengadilan tipikor. Namun fakta di lapangan menunjukkan aktivitas tambak udang masih tetap beroperasi dari putusan ini di keluarkan. Ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kepastian hukum dan pengawasan dari aparat penegak hukum terutama kejaksaan negeri bengkalis yang menaungi kasus ini sebelum nya" ujarnya.</p><p>Berdasarkan informasi yang beredar, lahan tersebut merupakan hasil sitaan perkara korupsi yang telah diputus oleh pengadilan dan dikembalikan kepada pemerintah  melalui mekanisme resmi. Meski demikian, perusahaan diduga masih menjalankan usaha budidaya tambak udang di lahan tersebut.</p>[ads]<p>"Kami menilai kondisi ini berpotensi mencederai prinsip supremasi hukum apabila aktivitas usaha tetap berlangsung tanpa kejelasan status legal pasca penyitaan negara dan kami meminta kepada kejaksaan negeri bengkalis untuk segera menghentikan operasi PT. GENESIS KEMBONG JAYA dan mengambil kembali lahan tersebut". Ungkap Rakhmadhan</p><p>Selain itu, Dpc GMNI bengkalis juga meminta kepada aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Bengkalis dan BPKP, untuk membuka secara transparan perkembangan penyidikan dugaan pelanggaran hukum yang berkaitan dengan pengelolaan tambak udang yang ada di kabupaten bengkalis, yang di ketahui sudah cukup lama dan belum ada kejelasan.</p>[ads]<p>" kami  meminta kepada APH terutama kejaksaan negeri bengkalis dan BPKP riau untuk segera menyelesaikan perhitungan kerugian negara pada kasus tambak udang di kabupaten bengkalis, dan jangan sampai hal ini menjadi polemik di masyarakat karna perkembangan kasus yang masih stagnan dan segera tetapkan tersanka" tambah Rakhmadhan. (hin)</p><p></p>[ads]]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_6641_Kasus-Tambak-Udang-di-Bengkalis-Tiada-Kejelasan-Hukum--GMNI-Soroti-Status-Hukum-PT-Genesis-Kembong-Jaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/440/kasus-tambak-udang-di-bengkalis-tanpa-kejelasan-hukum-gmni-soroti-status-hukum-pt-genesis-kembong-jaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bengkalis Menjerit, BUMD Diduga Jadi Ladang Foya-Foya Anggaran</guid>
            <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 18:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bengkalis Menjerit, BUMD Diduga Jadi Ladang Foya-Foya Anggaran]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis  Keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sejatinya ditujukan untuk memperkuat pendapatan asli daerah dan meningkatkan keseja]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis &mdash; Keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sejatinya ditujukan untuk memperkuat pendapatan asli daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun yang terjadi di Kabupaten Bengkalis justru berbanding terbalik. BUMD diduga mengalami penyimpangan fungsi dan lebih mengarah pada kepentingan segelintir elite, bukan untuk kepentingan publik.</p><p>[ads]</p><p>GMNI Bengkalis menilai sejumlah proyek yang dijalankan BUMD sarat kejanggalan. Revitalisasi SPBU BUMD dan pembangunan Kantor BLJ menjadi contoh nyata. Proyek dengan nilai anggaran lebih dari Rp10 miliar tersebut dinilai tidak menunjukkan standar kualitas yang memadai. Rinciannya, revitalisasi mencapai Rp3,4 miliar dan pembangunan kantor sekitar Rp3,05 miliar. Besarnya anggaran yang digelontorkan tidak sebanding dengan hasil yang tampak di lapangan, sehingga memunculkan dugaan kuat adanya pemborosan bahkan potensi penyimpangan anggaran.</p><p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/438/terungkap-7-pengunjung-hiburan-malam-positif-narkoba-di-kecamatan-bathin-solatan/">Terungkap! 7 Pengunjung Hiburan Malam Positif Narkoba di Kecamatan Bathin Solatan.</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>Ketua GMNI Bengkalis, Zulfhan Azmal, dengan tegas mengkritik lemahnya transparansi dalam proses pengadaan dan lelang proyek tersebut.</p><p>&quot;Proyek bernilai miliaran rupiah ini seharusnya dilaksanakan secara terbuka dan akuntabel. Namun fakta di lapangan menunjukkan minimnya transparansi, bahkan terkesan hanya menguntungkan kelompok tertentu,&quot; tegasnya.</p><p>[ads]Menurutnya, ketertutupan ini justru memperkuat kecurigaan publik terhadap adanya praktik-praktik yang tidak sehat dalam pengelolaan anggaran daerah. GMNI Bengkalis mendesak agar seluruh proses pengadaan dibuka secara terang-benderang agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.</p><p>Lebih jauh, GMNI juga menyoroti dugaan pemborosan lain, termasuk praktik perjalanan dinas yang terkesan berlebihan dan tidak berdampak signifikan bagi daerah. Alih-alih menghasilkan pemasukan, aktivitas tersebut justru dinilai hanya menghabiskan anggaran tanpa kontribusi nyata.</p><p>[ads]</p><p>BUMD yang seharusnya menjadi motor ekonomi daerah kini justru berpotensi menjadi beban. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka bukan tidak mungkin kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah akan semakin runtuh.</p><p>[ads]Atas dasar itu, GMNI Bengkalis mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kapolda Riau, untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh dan transparan. Dugaan adanya praktik &quot;fee proyek&quot; yang kerap disebut sebagai &quot;jatah preman&quot; harus diusut tuntas tanpa pandang bulu.</p><p>&quot;Ini bukan sekadar persoalan anggaran, tetapi menyangkut kepercayaan masyarakat. Jika benar terjadi penyimpangan, maka harus ada tindakan tegas,&quot; tutup Zulfhan. (Hin)</p><p>[ads]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/04/_7181_Bengkalis-Menjerit--BUMD-Diduga-Jadi-Ladang-Foya-Foya-Anggaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/439/bengkalis-menjerit-bumd-diduga-jadi-ladang-foyafoya-anggaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terungkap! 7 Pengunjung Hiburan Malam Positif Narkoba di Kecamatan Bathin Solatan.</guid>
            <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 17:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terungkap! 7 Pengunjung Hiburan Malam Positif Narkoba di Kecamatan Bathin Solatan.]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis  Polres Bengkalis sebelumnya berhasil mengungkap peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis ektasi di tempat hiburan malam di K]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bengkalis - Polres Bengkalis sebelumnya berhasil mengungkap peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis ektasi di tempat hiburan malam di Kecamatan Bhatin Solapan yang mengejutkan publik.</p>[ads]<p>Sedikitnya 93 butir pil ekstasi beserta 2 wanita pekerja tempat hiburan malam KTV Brotherhood, Jalan Lintas Duri&ndash;Dumai Km 8, Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau, Sabtu (28/3/2026) dini hari, diamankan.</p><p>Komitmen menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika kian meresahkan tersebut, Kapolres Bengkalis, Fahrian Saleh Siregar langsung bertindak dan menggelar Operasi Cipta Kondisi (KRYD) dengan menyasar tempat hiburan malam di wilayah hukumnya, Minggu dini hari.</p>[ads]
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.metrosatu.com/news/435/ikut-langkah-eks-menteri-agama-yaqut-abdul-wahid-juga-minta-jadi-tahanan-rumah/">Ikut langkah eks Menteri Agama Yaqut, Abdul Wahid juga Minta Jadi Tahanan Rumah</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote><p>			 Benar saja, dua lokasi tempat hiburan malam Celcius Karaoke dan Brotherhood KTV,  polisi mendapatkan 7 orang dinyatakan positif dari hasil razia yang digelar tersebut.</p><p>"Tempat hiburan malam seringkali menjadi lokasi rawan peredaran narkoba. Oleh karena itu, penegakan hukum di titik-titik potensial seperti ini akan terus ditingkatkan," kata Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, dikutip bengkalisone.co.id, Senin (30/03/2026).</p>[ads]<p>Mantan Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Riau ini menambahkan, Razia yang dilakukan berjalan tertib dan kondusif, menunjukkan profesionalisme petugas di lapangan.</p><p>Dalam pelaksanaan operasi, petugas melakukan pemeriksaan administrasi, penggeledahan barang bawaan, hingga tes urine terhadap pengelola dan pengunjung.</p>[ads]<p>Dari hasil pemeriksaan di Celcius Karaoke, petugas melakukan tes urine terhadap 9 orang, terdiri dari 5 laki-laki dan 4 perempuan. Hasilnya, 2 orang dinyatakan positif mengandung amfetamin.</p><p>Sementara itu, di Brotherhood KTV, dilakukan pemeriksaan terhadap 22 orang, dengan rincian 12 laki-laki dan 10 perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5 orang terindikasi positif amfetamin.(hin)</p>[ads]<p></p>[ads]]]></content>
            <enclosure url="https://metrosatu.com/cdn/uploads/images/2026/03/_2405_Terungkap--7-Pengunjung-Hiburan-Malam-Positif-Narkoba-di-Kecamatan-Bathin-Solatan-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.metrosatu.com/news/438/terungkap-7-pengunjung-hiburan-malam-positif-narkoba-di-kecamatan-bathin-solatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>