Sabtu, 30 Mei 2026

Musancab PDI Perjuangan Bengkalis Resmi Digelar di Mandau

Administrator - Sabtu, 30 Mei 2026 19:25 WIB
Musancab PDI Perjuangan Bengkalis Resmi Digelar di Mandau

Bengkalis - Di tengah dinamika politik nasional dan tekanan fiskal yang masih membayangi daerah, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Bengkalis di Surya Hotel Duri, Kecamatan Mandau, Sabtu (30/5/2026).

Mengusung tema perjuangan "Satyam Eva Jayate" (Kebenaran Pasti Menang) dan slogan "Merakyat, Berjuang, Menang", Musancab tidak hanya menjadi forum pergantian dan penyusunan kepengurusan partai di tingkat kecamatan, tetapi juga panggung konsolidasi ideologis untuk memperkuat daya tahan organisasi hingga ke lapisan paling bawah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis, Bupati Bengkalis yang diwakili Asisten II Setda Bengkalis Ed Effendi, unsur Forkopimcam, Ketua LAMR sejumlah kecamatan, anggota legislatif, serta ratusan kader dan pengurus anak cabang dari seluruh wilayah Kabupaten Bengkalis

Baca Juga:

Ketua Panitia Musancab, Sui'b Idris mengatakan Musancab merupakan forum strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan arah perjuangan partai ke depan.

Menurutnya, penguatan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput menjadi syarat utama agar partai tetap mampu menjalankan fungsi politiknya sebagai wadah perjuangan rakyat

Musancab ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum untuk melakukan evaluasi, perbaikan, dan menyusun langkah-langkah strategis partai ke depan. Konsolidasi harus terus diperkuat hingga tingkat paling bawah agar partai semakin dekat dengan rakyat," ujar Sui'b.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, SE., M.IP, menegaskan bahwa Musancab harus dimaknai sebagai ruang konsolidasi ideologi, penguatan karakter kader, dan pembentukan kepemimpinan politik yang berpihak kepada rakyat.

Menurut Septian, kekuatan partai tidak hanya diukur dari jumlah kursi politik yang dimiliki, melainkan dari kemampuan kader dalam menjawab kebutuhan dan persoalan masyarakat secara nyata.

Politik sejatinya bukan sekadar perebutan kekuasaan. Politik adalah instrumen perjuangan untuk menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kemajuan bagi rakyat. Karena itu kader partai harus hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, memahami persoalan mereka, dan memperjuangkan harapan-harapan rakyat," tegasnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Bengkalis memiliki potensi besar yang harus dikelola secara optimal untuk mendorong pembangunan yang berkeadilan. Karena itu kader PDI Perjuangan dituntut menjadi pelopor pembangunan, penjaga persatuan, sekaligus penggerak gotong royong di tengah masyarakat

Perbedaan pandangan dalam organisasi adalah hal yang wajar. Namun kepentingan rakyat dan kepentingan partai harus selalu ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok," ujarnya (cik)

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Golkar Sentil PDIP Larang Kader Kelola SPPG
Legislator Partai Gerindra Bengkalis "Digandrungi" Hingga Dapat Apresiasi Dari Emak Emak
Rakernas PSI di Makasar, Jokowi: Saya Akan Bekerja Mati-matian untuk PSI
FSPTI Bengkalis Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden
PDIP 'Ogah' Ikut Wacana Koalisi Permanen Usulan Golkar
DPC PDI P Bengkalis Gelar Workshop Digital
 
Komentar
 
Berita Terbaru