Selasa, 21 April 2026

Info Terbaru Syarat Masuk TNI AD! Usia Maksimal Dan Tinggi Badan Berubah, Cek Disini

Dao Ming - Rabu, 01 Oktober 2025 21:02 WIB
Info Terbaru Syarat Masuk TNI AD! Usia Maksimal Dan Tinggi Badan Berubah, Cek Disini
net
Ilustrasi.

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) resmi mengubah syarat rekrutmen bagi calon prajurit Bintara dan Tamtama.

Mulai tahun 2025, syarat masuk TNI berubah. Batas usia maksimal dinaikkan dari 22 tahun menjadi 24 tahun.

Sementara tinggi badan minimal diturunkan dari yang sebelumnya 163 cm menjadi 158 cm.

Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi Revita, menegaskan bahwa kebijakan ini disesuaikan dengan kebutuhan pasukan, khususnya di lingkungan Angkatan Darat.

"Bukan berarti kualitas kami turunkan. Tinggi badan tidak selalu menjadi penentu kekuatan fisik seseorang," ujar Tandyo, Rabu (1/10/2025).

Fokus ke Pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP)

Perubahan syarat masuk terutama diarahkan untuk mendukung pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP), sebuah satuan infanteri baru yang tengah dikembangkan TNI AD.

BTP memiliki fungsi ganda: memperkuat ketahanan pertahanan sekaligus mendukung pembangunan nasional. Setiap kabupaten/kota rencananya akan memiliki BTP di atas lahan sekitar 30 hektar.

Prajurit di satuan ini tidak hanya dibekali kemampuan tempur, tetapi juga keterampilan pertanian, perikanan, konstruksi, hingga kesehatan.

"Indonesia menganut sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata). Artinya, kita butuh pasukan dalam jumlah besar untuk menghadapi potensi ancaman. Kita belajar dari konflik Ukraina-Rusia yang justru bergantung pada tentara bayaran," jelas Tandyo.

Rekrutmen Bintara & Tamtama 2025

Sejalan dengan kebijakan baru, TNI AD membuka rekrutmen Bintara Gelombang II dan Tamtama Gelombang III tahun 2025.

Pendaftaran online: mulai 11 September 2025 melalui situs resmi TNI AD

Proses validasi: dimulai 15 September 2025

Penutupan validasi/daftar ulang: akan diumumkan melalui laman resmi dan kanal media sosial TNI AD

Jenderal Tandyo menegaskan, perubahan persyaratan ini merupakan bentuk adaptasi TNI AD terhadap dinamika pertahanan nasional.

"Ancaman bisa datang kapan saja. Meskipun saat ini belum ada, persiapan harus tetap dilakukan," tegasnya.

Imbauan Resmi

Masyarakat diimbau untuk hanya mengacu pada kanal resmi TNI AD dalam mendapatkan informasi pendaftaran. Hal ini untuk mencegah penyalahgunaan informasi maupun penipuan berkedok rekrutmen prajurit.

SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
 
Komentar
 
Berita Terbaru