Review Huawei MatePad Mini: Tablet Ringkas dengan Layar PaperMatte yang Nyaman untuk Membaca
Huawei kembali meramaikan pasar tablet premium melalui MatePad Mini, perangkat berukuran 8,8 inci yang mengedepankan desain ringkas, layar F
Review
metrosatu.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan aliran dana hasil korupsi pengadaan iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) yang disebut-sebut digunakan untuk pembiayaan Pilkada Jakarta 2024.
Nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), ikut terseret dalam penyelidikan ini. RK diketahui maju sebagai calon Gubernur Jakarta pada Pilkada 2024.
"Sedang kami dalami (aliran dana ke Pilkada Jakarta)," ujar Direktur Penyidikan KPK, Asep, kepada wartawan, Kamis (11/9/2025).
Baca Juga:Dugaan Penggunaan untuk Mobil hingga Selebgram
Sejauh ini, KPK menduga sebagian dana hasil korupsi tersebut digunakan untuk membeli mobil Mercedes Benz milik Presiden Ketiga RI, BJ Habibie, serta diberikan kepada selebgram Lisa Mariana, yang sempat ramai dikaitkan dengan RK.
Untuk itu, penyidik telah memeriksa Ilham Akbar Habibie (putra BJ Habibie) dan Lisa Mariana sebelum kemungkinan memanggil Ridwan Kamil.
"Ini juga sedang kami dalami ke mana lagi, digunakan untuk apa lagi, termasuk apakah digunakan untuk kegiatan keperluan politiknya dan lain-lain," tambah Asep.
Kasus Korupsi Iklan BJB
Perkara ini bermula dari dugaan korupsi pengadaan penempatan iklan di Bank BJB tahun 2021–2023. KPK sudah menetapkan sejumlah tersangka, di antaranya mantan Direktur Utama BJB Yuddy Renaldi, Pimpinan Divisi Corsec Widi Hartono, serta beberapa pihak dari agensi periklanan.
KPK menyebut dana sebesar Rp 409 miliar disiapkan untuk tayangan iklan, namun terjadi penyimpangan yang menimbulkan kerugian negara hingga Rp 222 miliar.
Dana tersebut diduga digunakan sebagai dana non-budgeter BJB, dengan enam agensi tercatat menerima aliran dana bernilai puluhan hingga ratusan miliar rupiah.
Status Ridwan Kamil Masih Didalami
Dalam proses penyidikan, KPK juga telah menggeledah rumah Ridwan Kamil pada Maret 2025 dan menyita sejumlah dokumen. Namun, hingga kini, KPK menegaskan belum ada jadwal pemeriksaan terhadap RK.
"Identitas pihak-pihak yang diduga menerima aliran dana masih terus kami dalami," tegas Asep.
Dengan demikian, status Ridwan Kamil dalam perkara ini masih dalam tahap penyelidikan dan belum ditetapkan sebagai tersangka.
Huawei kembali meramaikan pasar tablet premium melalui MatePad Mini, perangkat berukuran 8,8 inci yang mengedepankan desain ringkas, layar F
Review
Sony Indonesia resmi memperkenalkan tiga seri televisi Bravia terbaru, yakni Bravia 9 II, Bravia 7 II, dan Bravia 3 II. Ketiganya hadir deng
Review
BENGKALIS Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Bengkalis Tahun 2026 berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan di Kecamatan Bengkalis,
Berita
BENGKALIS Komitmen Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan dengan berhasil diamankannya seorang
News
Bengkalis Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) kembali hadir menyapa masyarakat Pesisir, Kabupaten Bengkalis, tepatnya di Desa Tanj
News
Bengkalis Angin puting beliung disertai hujan deras dilaporkan terjadi di Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (0
News
Bengkalis Ahli Gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sungai Alam, Reza Ayumi mengajak staf dan relawan di dapur MBG untuk tetap menj
News
Bengkalis Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud), Kepolisisn Daerah Riau, Sambang Nusa ke Desa Kadur, Kecamatan Rupat Ut
News
Bengkalis, Seorang security Dinas Perpustakaan di Jalan Pertanian, Kabupaten Bengkalis, Riau, ketahuan nyambi jual narkoba jenis sabu. Pria
News
Bengkalis Laporan langsung masyarakat melalui aduan dan pesan WhatApp ke Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bengkalis AKBP Fahrian Saleh
News
Bengkalis Di tengah dinamika politik nasional dan tekanan fiskal yang masih membayangi daerah, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan
News
BENGKALIS Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Bengkalis kembali menyoroti polemik penanganan lahan tam
News