Sabtu, 18 April 2026

Ekspansi Kripto PayPal: Pedagang AS Kini Bisa Terima Lebih dari 100 Mata Uang Kripto

Administrator - Selasa, 05 Agustus 2025 09:52 WIB
Ekspansi Kripto PayPal: Pedagang AS Kini Bisa Terima Lebih dari 100 Mata Uang Kripto
net
Bitcoin.

PayPal kembali membuat gebrakan besar di dunia keuangan digital. Raksasa layanan pembayaran ini resmi meluncurkan fitur terbaru yang memungkinkan seluruh pedagang di AS menerima lebih dari 100 mata uang kripto, mulai dari Bitcoin, Ethereum, hingga Dogecoin.

Langkah ini diyakini menjadi solusi baru terhadap biaya pembayaran lintas batas yang selama ini menjadi momok bagi pelaku usaha kecil dan menengah, khususnya dalam transaksi internasional.

"Bisnis dari semua ukuran menghadapi tekanan besar untuk tumbuh secara global—biaya pembayaran internasional dan integrasi yang rumit adalah dua tantangan utamanya," ujar Alex Chriss, Presiden dan CEO PayPal.

Cara Kerja Teknologi di Balik Layar

Saat pelanggan memilih membayar dengan kripto, PayPal akan menangani seluruh proses konversi secara otomatis:

⦁ Mata uang kripto (seperti Bitcoin) dikonversi melalui mitra bursa seperti Coinbase atau Uniswap.

⦁ Dana diubah menjadi PYUSD—stablecoin milik PayPal.

⦁ Selanjutnya, PYUSD dikonversi menjadi dolar AS dan langsung masuk ke rekening pedagang.

Sistem ini diklaim berlangsung sangat cepat dan dirancang agar semudah menggunakan Apple Pay. PayPal juga telah mengintegrasikan dompet digital populer seperti MetaMask, Coinbase Wallet, dan Phantom, membuat pengalaman transaksi semakin mulus.

Manfaat Bagi Pedagang

Bayangkan Anda menjalankan toko online dengan pelanggan dari berbagai negara. Sebelumnya, menerima pembayaran dari luar negeri—misalnya €200 dari Berlin—bisa dikenai biaya transaksi tinggi dari kartu kredit atau transfer bank.

Kini, dengan pembayaran kripto via PayPal:

- Biaya transaksi jauh lebih rendah

- Tidak ada keterlambatan proses settlement

- Tidak perlu mengurus nilai tukar mata uang asing

Artinya, pelaku usaha bisa menghemat hingga puluhan dolar per transaksi.

Meski menawarkan banyak manfaat, langkah ini masih tergolong eksperimental. Data menunjukkan bahwa hanya 14% orang dewasa di AS yang memiliki kripto pada tahun 2025.

Fitur ini juga datang dengan biaya tersembunyi. Misalnya:

Biaya transaksi promosi sebesar 0,99% akan naik menjadi 1,5% setelah tahun pertama.

Meskipun lebih murah dari kartu kredit internasional, biayanya tetap perlu diperhitungkan dalam margin keuntungan.

Analogi sederhananya: ini seperti memasang stasiun pengisian mobil listrik di kota yang masih didominasi kendaraan berbahan bakar minyak—berguna, tapi belum tentu mendesak.

Masa Depan Pembayaran Digital

PayPal tengah bertaruh bahwa kripto akan menjadi pembayaran mainstream layaknya dompet digital saat ini. Dengan semakin banyaknya adopsi blockchain dan aset digital, fitur ini berpotensi menjadi "game changer" di sektor e-commerce global.

Bagi para pedagang yang memiliki audiens internasional dan ingin berinovasi, langkah ini bisa menjadi awal transformasi digital yang lebih luas—dan mungkin juga penghematan besar dalam jangka panjang.

SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Altcoin Dinilai Punya Potensi Cuan Usai Bitcoin Tembus Rekor Tertinggi
Bitcoin Cetak Rekor Baru Tembus Rp 1,99 Miliar, Didongkrak Kebijakan Trump dan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga
Institusi Berebut Bitcoin dan Ether, Era Kripto sebagai Aset Spekulatif Mulai Berakhir
 
Komentar
 
Berita Terbaru