Minggu, 18 Januari 2026

BPBD Bengkalis Gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi

Administrator - Rabu, 10 Desember 2025 14:51 WIB
BPBD Bengkalis Gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi

BENGKALIS - Bupati Bengkalis, Kasmarni menyampaikan rilis BMKG dan BPBD-PK Provinsi Riau, mengatakan bahwa kondisi cuaca ekstrem saat ini telah masuk dalam kategori siaga.

Oleh karena itu, Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus mengambil langkah antisipatif yang terukur sehingga mampu memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem di Kabupaten Bengkalis.

Demikian penegasan Bupati Kasmarni disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Syahruddin, SH, MH dslam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025, Selasa, 9 Desember 2025 di Aula Kantor Pos Komando BPBD Kabupaten Bengkalis.

Baca Juga:
"Dalam arahan Bupati Ibuk Kasmarni menegaskan bahwa peringatan dini cuaca ekstrem ini harus ditindaklanjuti dengan kesiapan personel, logistik, serta koordinasi lintas sektor agar penanganan dapat berjalan cepat dan efektif," kata Syahruddin dalam sambutanya mewakili bupati.

Rakor ini, lanjut Syahruddin juga merujuk pada peringatan resmi BMKG Stasiun Pekanbaru yang menetapkan adanya potensi cuaca ekstrem, peningkatan curah hujan, serta potensi banjir di sebagian wilayah pesisir dan daratan Bengkalis.

'Selain itu, BPBD-PK Provinsi Riau telah mengeluarkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi untuk wilayah Riau, termasuk Kabupaten Bengkalis, sebagai pedoman kesiapsiagaan seluruh daerah dalam menghadapi banjir, angin kencang, gelombang tinggi, dan potensi cuaca ekstrem lainnya,"ujarnya.

Senada, Kalaksa BPBD Bengkalis, Salman Alfarisi, ST menambahkan langkah-langkah antisipasi, mulai dari Peta risiko bencana hidrometeorologi (banjir, abrasi, angin kencang, cuaca ekstrem), Kesiapan personel TRC PB, Pusdalops-PB, relawan desa, hingga perangkat kecamatan.

Selanjutnya, kesiapan logistik dan peralatan penanganan bencana, termasuk perahu karet, tenda, perlengkapan evakuasi, serta posko siaga. Kalaksa BPBD menegaskan bahwa seluruh jajaran sudah berada dalam mode siaga mengikuti status yang ditetapkan BMKG dan BPBD-PK Provinsi Riau.

"Seluruh personel dan logistik kami siagakan penuh. Kami memperkuat komunikasi dan peringatan dini melalui Pusdalops-PB agar respons lapangan semakin cepat," ungkapnya.

Sementara, Kapolres Bengkalis yang diwakili Kabag Ops Nurman S.H., M.H turut menyampaikan dukungan penuh kepolisian dalam menghadapi ancaman hidrometeorologi.

Dia menjelaskan Peta risiko rawan banjir, angin kencang, dan jalur evakuasi, Kesiapan personel Polres dan Polsek jajaran, Dukungan pengamanan, evakuasi, dan distribusi logistik saat bencana, serta koordinasi intensif dengan BPBD, TNI, perangkat kecamatan, dan desa.

"Kami sudah memetakan titik-titik kritis dan menyiagakan personel sesuai arahan status siaga hidrometeorologi. Koordinasi dengan BPBD terus kami perkuat," ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Bengkalis berharap seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, instansi teknis, serta relawan dapat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak cuaca ekstrem yang telah ditetapkan statusnya oleh BMKG Riau dan BPBD-PK Provinsi Riau. Penguatan mitigasi, kesiapan personel, serta penataan logistik menjadi fokus utama untuk meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan masyarakat Kabupaten Bengkalis.(dar)

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
41 PPPK Tuban Diberhentikan Tanpa SP
GOW Bengkalis Turut Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Bupati Kasmarni Sambut Kedatangan Danrem 031 Wira Bima di Makodim 0303 Bengkalis
Pesan Wakil Ketua DPRD Bengkalis Untuk P3K Paruh Waktu Baru Dilantik
Kasmarni Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja Triwulanan
Tegas Disperidag Terapkan Intruksi Bupati Bengkalis: Seluruh SPBU di Kecamatan Prioritas Penyaluran BBM Untuk Masyarakat
 
Komentar
 
Berita Terbaru