Buron Hampir Tiga Tahun, DPO Kasus Sabu 15 Kilogram Akhirnya Dibekuk Satresnarkoba Polres Bengkalis*
BENGKALIS Komitmen Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan dengan berhasil diamankannya seorang
News
Di tengah derasnya arus globalisasi, muncul sosok muda inspiratif yang berhasil mengharumkan nama daerahnya hingga ke tingkat internasional.
Dia adalah Mhd. Taufik Hasani Lubis (21), seorang dai muda asal Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, yang kini menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang.
Taufik dikenal luas karena kemampuannya berdakwah dalam tiga bahasa — Arab, Inggris, dan Indonesia — serta karena hafal Al-Qur'an. Keahliannya ini menjadikannya simbol generasi muda berprestasi dari pelosok daerah yang mampu bersaing di panggung global.
Dari Ladang ke Panggung Dunia
Dalam wawancara bersama media, Taufik mengenang perjuangannya dari desa kecil Rao-Rao Dolok, Kecamatan Sosa, hingga kini dikenal luas di dunia dakwah.
"Saya lahir dari keluarga petani sederhana. Ayah saya, Syahiddin Lubis, dan ibu saya, Syamsidar Nasution, selalu menanamkan nilai kerja keras dan kesabaran. Dari merekalah saya belajar untuk tidak menyerah meski berasal dari desa kecil," ujar Taufik dengan nada haru, Selasa (8/10/2025).
Perjalanan pendidikannya dimulai dari SDN 0404 Janji Raja, dilanjutkan ke MTs Pondok Pesantren Al-Mukhlisin Sibuhuan, lalu ke MA Pondok Pesantren Modern Baharuddin Tapanuli Selatan.
Semangatnya menimba ilmu membawanya merantau ke Semarang untuk memperdalam komunikasi dan dakwah Islam di UIN Walisongo, salah satu kampus Islam ternama di Indonesia.
"Awalnya saya hanya ingin bisa berdakwah di kampung sendiri. Tapi Allah bukakan jalan yang lebih luas. Dari lomba ke lomba, saya belajar bahwa dakwah bukan sekadar berbicara, tapi menginspirasi lewat akhlak dan ilmu," tuturnya.
Deretan Prestasi yang Mengharumkan Nama Padang Lawas
Dalam usianya yang baru 21 tahun, Taufik telah menorehkan sederet prestasi gemilang di bidang dakwah, pidato, dan tahfidz Al-Qur'an — baik tingkat nasional maupun internasional.
Berikut beberapa pencapaian membanggakannya:
Juara 3 Lomba Kultum Internasional – AFWAJA Center Mesir (2025)
Juara 2 Lomba Dakwah Nasional – HMI Korkom UIN Walisongo (2025)
Juara 3 Video Dakwah Nasional – Universitas Brawijaya Malang (2024)
Juara 2 Pidato 3 Bahasa Nasional – STAI Syubbanul Wathon (2025)
Juara 1 Khitobah Bahasa Arab – UIN Sunan Kudus (2025)
Juara 3 Tahfidz Qur'an Jateng-DIY – UKM JHQ UIN Walisongo (2024)
Juara Favorit Dakwah Nasional – Universitas Jember (2024)
Juara 3 Pidato Bahasa Indonesia Nasional – UNESA (2025)
Juara 2 Tahfidz Nasional – IIQ Sunan Pandanaran (2025)
Juara 1 Dai Santri Nasional – Pesantren Ushuluddin Lampung (2025)
Juara 3 Khitobah Bahasa Arab Nasional – UIN Palopo (2025)
Harapan 1 Hifdzil Qur'an 5 Juz Nasional – Universitas Negeri Semarang (2023)
Setiap penghargaan, bagi Taufik, bukan sekadar simbol kemenangan, tetapi amanah besar untuk terus menebar nilai-nilai Islam yang damai dan inspiratif.
"Saya ingin anak-anak muda tahu bahwa anak desa pun bisa berprestasi di panggung nasional dan internasional. Kuncinya cuma satu: tekun, sabar, dan jangan pernah berhenti berdoa," ujarnya mantap.
Mimpi Besar untuk Dai Muda Sumatera Utara
Meski disibukkan dengan kuliah dan kegiatan dakwah, Taufik tetap aktif mengisi ceramah di berbagai masjid, kampus, dan forum mahasiswa. Ia juga rutin menjadi narasumber dalam kegiatan kajian lintas daerah serta pembinaan remaja Islam.
Ke depan, Taufik memiliki cita-cita besar: mendirikan lembaga pelatihan dai muda di Sumatera Utara, agar lebih banyak generasi dari pelosok yang bisa belajar dan berdakwah seperti dirinya.
"Jangan takut bermimpi besar. Saya lahir dari tanah, dari ladang dan sawah. Tapi Allah buktikan, dari tanah pun bisa tumbuh orang hebat, asal disirami doa, ilmu, dan kerja keras," tuturnya penuh semangat.
Ia juga menekankan pentingnya dakwah yang moderat, kreatif, dan sesuai perkembangan zaman agar bisa diterima di semua kalangan, terutama di era digital saat ini.
"Dakwah hari ini harus menyesuaikan zaman. Bukan hanya di mimbar, tapi juga lewat media sosial, video, dan konten positif. Anak muda harus mewarnai ruang digital dengan nilai-nilai Islam yang sejuk," tambahnya.
BENGKALIS Komitmen Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan dengan berhasil diamankannya seorang
News
Bengkalis Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) kembali hadir menyapa masyarakat Pesisir, Kabupaten Bengkalis, tepatnya di Desa Tanj
News
Bengkalis Angin puting beliung disertai hujan deras dilaporkan terjadi di Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (0
News
Bengkalis Ahli Gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sungai Alam, Reza Ayumi mengajak staf dan relawan di dapur MBG untuk tetap menj
News
Bengkalis Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud), Kepolisisn Daerah Riau, Sambang Nusa ke Desa Kadur, Kecamatan Rupat Ut
News
Bengkalis, Seorang security Dinas Perpustakaan di Jalan Pertanian, Kabupaten Bengkalis, Riau, ketahuan nyambi jual narkoba jenis sabu. Pria
News
Bengkalis Laporan langsung masyarakat melalui aduan dan pesan WhatApp ke Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bengkalis AKBP Fahrian Saleh
News
Bengkalis Di tengah dinamika politik nasional dan tekanan fiskal yang masih membayangi daerah, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan
News
BENGKALIS Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Bengkalis kembali menyoroti polemik penanganan lahan tam
News
BENGKALIS Kehadiran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau di Kelurahan Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupa
News
Bengkalis Hendak melangsungkan pesta sabu yang telah direncanakan, tiga pria berinisial A (37), Y (48), dan S (47) ditangkap polisi. Merek
News
Bengkalis Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bengkalis, Iptu Hendro Wahyudi, turun langsung menyemprot dan merawat tanaman jagung bersa
News