Rabu, 22 April 2026

OpenAI Luncurkan Sora, Media Sosial AI Pesaing TikTok & Meta

Administrator - Rabu, 01 Oktober 2025 19:42 WIB
OpenAI Luncurkan Sora, Media Sosial AI Pesaing TikTok & Meta
net
Sora.

OpenAI resmi memperkenalkan Sora, aplikasi media sosial berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan pengguna membuat, berbagi, dan menonton video hasil produksi AI. Aplikasi ini disebut-sebut sebagai langkah terbesar OpenAI dalam merambah dunia media sosial, setelah sukses global ChatGPT.

Seperti ChatGPT tiga tahun lalu, Sora ditujukan untuk mempercepat adopsi teknologi generatif, khususnya video. Aplikasi ini bisa diakses gratis dengan sistem undangan, dan didukung oleh Sora 2, versi terbaru perangkat lunak produksi video milik OpenAI.

Fitur Utama: Avatar, Cameo, hingga Audio Otomatis

Lewat Sora, pengguna bisa membuat video pendek berdasarkan teks (prompt), sekaligus melihat kreasi orang lain. Pengguna juga dapat:

  • Membuat avatar AI dan suara realistis dari diri sendiri, lalu menggunakannya dalam video.
  • Menyisipkan diri mereka ke dalam video teman lewat fitur cameo (dengan izin).
  • Menghasilkan audio sinkron, mulai dari efek suara, narasi, hingga dialog multibahasa.
  • Menikmati hasil visual yang lebih realistis dengan fisika yang akurat, misalnya orang bersalto di papan selancar dengan simulasi air yang meyakinkan.
Thomas Dimson, software engineer OpenAI, mengatakan fitur cameo memberi arah baru bagi interaksi sosial digital. "Banyak platform sosial kini menjauh dari koneksi dan pertemanan. Dengan feed AI, kami rasa ini bisa jadi hal baik untuk dunia," ujarnya.

Pesaing TikTok & Meta

Dengan hadirnya Sora, OpenAI kini bersaing langsung dengan TikTok dan Meta Platforms yang baru-baru ini meluncurkan fitur video AI bernama Vibes. Persaingan juga datang dari startup kreator video AI seperti Runway dan Midjourney.

Bill Peebles, kepala tim Sora di OpenAI, menyebut Sora sebagai momen besar. "Kami benar-benar yakin ini terasa seperti momen ChatGPT untuk generasi video," tegasnya.

Aturan Ketat & Watermark AI

Untuk mengurangi risiko penyalahgunaan, OpenAI menetapkan sejumlah aturan:

  • Tidak boleh membuat video menampilkan tokoh publik tanpa izin.
  • Tidak bisa membuat video dari foto atau gambar seseorang.
  • Semua video diberi watermark AI agar penonton tahu konten tersebut buatan mesin.
  • Fitur screen recording dinonaktifkan demi mengontrol distribusi.

Hollywood hingga Ponsel

Sora diprediksi menarik perhatian industri hiburan, termasuk Hollywood, karena kemampuannya menghasilkan video kompleks, bahkan iklan dengan kualitas sinematik.

Untuk tahap awal, aplikasi Sora dirilis di iOS dan akan segera menyusul di Android. OpenAI juga membuka akses Sora 2 lewat situs resmi sora.com.

SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
 
Komentar
 
Berita Terbaru