5 Kali Cabuli Anak Dibawah Umur, Seorang pemuda di Langsa Dijerat UU Perlindungan Anak

Pelaku MUA (kanan) saat diamankan di Kantor Polisi.

Langsa – Seorang pemuda berinisial MUA (19 tahun), warga Kecamatan Langsa Kota, Kabupaten Langsa, diringkus polisi akibat melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur.

MUA dijerat dengan Undang – undang perlindungan anak.

Pelaku kini telah diamankan Polres Langsa, setelah pihak kepolisian mendapat laporan dengan Nomor : LP/231/XII/Res.1.24/2020/Aceh/Res Langsa, tanggal 31 Desember 2019 dari korban AH (15 tahun) warga Langsa.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan, SIK, M.Sc, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo, kepada wartawan, Jumat (21/2), mengatakan bahwa tindakan pencabulan tersebut sudah terjadi sebanyak 5 (lima) kali dalam waktu yang berbeda.

Terakhir kalinya terjadi pada hari Jumat Tanggal 20 Desember 2019 lalu Sekira Pukul 19.00 Wib bertempat di samping rumah tersangka.

“Kejadian berawal saat terlapor menghubungi korban untuk datang ke rumah terlapor, lalu korban datang bersama temannya ke rumah terlapor ,” jelas Kasat.

Kemudian pada saat korban dan teman korban sampai di rumah terlapor, terlapor langsung menarik tangan korban dan teman korban lalu membawanya menuju ke samping rumah.

“Sesampainya di samping rumah pelaku langsung memaksa korban melakukan hubungan intim.” lanjut Kasat.

Atas perbuatannya itu, MUA dijerat Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (MS-001)

Berita Terkait