Niat Bacaan Zakat Fitrah Lengkap dengan Artinya, Untuk Diri Sendiri, Keluarga, atau Orang Yang Diwakilkan

internet
Ilustrasi

Setiap bulan ramadhan umat Islam diwajibkan mebayar zakat fitrah.

Sebelum menyerahkan zakat fitrah ada niat yang harus dibaca oleh pemberi atau pembayar zakat.

Menunaikan zakat fitrah ini hukumnya wajib bagi umat islam yang mampu membayarnya.

Membayar zakat fitrah bisa untuk dirinya sendiri maupun orang-orang yang  menjadi tanggungannya. Misalnya, orang tua yang wajib membayarkan zakat fitrah untuk anak-anak dan istrinya, serta orang yang menjadi tanggungannya.

Baca: Apakah Menelan Ludah Bisa Membatalkan Puasa? Begini Penjelasannya

Menunaikan zakat fitrah ini tercantum dalam hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim: “Rasulullah SAW telah mewajibkan mengeluarkan zakat fitrah pada bulan Ramadhan kepada setiap manusia,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari hadist di atas, zakat fitrah wajib untuk setiap muslim yang mampu memenuhi (kebutuhan ekonomi) akhir Ramadhan dan 1 Syawal, yaitu setelah terbenamnya matahari pada hari terakhir bulan Ramadhan, pada tahun itu.

Banyak umat Islam memilih membayar zakat fitrah pada akhir Ramadhan atau malam Idulfitri.

Memang, waktu terakhir menunaikannya adalah, sebelum Sholat Idulfitri.

Sebagaimana hadis Rasulullah SAW: “Barangsiapa yang menunaikan zakat fitri sebelum salat Id, maka zakatnya diterima, Dan barangsiapa yang menunaikannya setelah salat Id, maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud).

Baca: Kumpulan Link Twibbon Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443H, Desain Menarik!

Banyak juga yang membayar zakat fitrah pada waktu di antara subuh dan menjelang salat Idulfitri.

Namun, ada juga sebagian orang yang membayarknya pada awal-awal Ramadhan.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait