Kerusuhan di India, Tagar #BoycottIndia Viral

Kerusakan yang diakibatkan kerusuhan yang terjadi selama beberapa hari di Delhi India.* /AFP/Prakash SINGH

Kerusuhan antar-agama di New Delhi, India telah menewaskan sedikitnya 37 jiwa, ratusan orang luka-luka. Permukiman warga muslim pun dibakar termasuk masjid-masjid.

Kerusuhan yang dipicu perbedaan pendapat terhadap UU ‘Anti Muslim’ tersebut pun kini jadi perhatian warga dunia. Ini telah mengakibatkan rusaknya kedamaian masyarakat Muslim dan Hindu di India.

[irp]

Undang-Undang Amendemen Kewarganegaraan memudahkan warga beberapa negara tetangga untuk mendapatkan kewarganegaraan India, mengecualikan Muslim. Para kritikus mengatakan hukum itu bias terhadap Muslim dan merusak konstitusi India.

Saksi mata kekerasan melihat gerombolan massa menggunakan tongkat dan pipa berjalan-jalan di bagian timur laut Delhi pada Selasa (25/02/2020). Sementara itu terjadi serangan pembakaran dan penjarahan. Asap hitam mengepul dari pasar ban yang dibakar.

Tagar #BoycottIndia

Kegeraman umat manusia terhadap kekejaman teroris Hindu India, terus mengguncang jagat Twitter. Setelah #ShameOnYouIndia, lalu disusul #Hindu_Is_Terrorist, jagat Twitter kembali diramaikan dengan tagar #BoycottIndia.

[irp]

Warganet pun saling berbagi, apa saja produk India yang beredar di Indonesia dan di belahan bumi lainnya.

Di Indonesia yang paling menonjol adalah film dan sinetron India. Netizen menyerukan agar tak lagi menonton semua yang berbau India.

Produk lainnya berupa daging beku dari India. Produk yang satu ini, pada pasaran daging, memang tak banyak mendapat tempat. Namun kalau di boikot, tentu juga akan menimbulkan kerugian yang sangat besar.

Warganet lainnya menyerukan boikot jaringan hotel OYO, Aki Amaron, bahkan film-film dan sinetron yang diproduseri orang India juga diserukan untuk diboikot.

Dari produk otomotif warganet menyebut motor TVS, Bajaj, yang memang tak dapat pasar di Indonesia. Lalu ada Mahindra yang merupakan mobil dari India.

[irp]

Selain itu, juga pasar tekstil India juga diserukan untuk diboikot. Warganet masih saling berbagi, apa saja produk-produk dari India yang beredar di Indonesia, sebagai wujud kepedulian sesama Muslim. (MS-001)

Berita Terkait