Ini Profesi di Bidang IT yang Paling Dicari Saat Ini

Full Stack Developer, profesi yang palng dicari saat ini.

Jakarta – Profesi apakah di bidang teknologi yang paling dicari saat ini? jawabnya adalah: Full stack developer.

Seiring perkembangan teknologi digital, salah satu profesi paling dicari saat ini yaitu full stack developer, di mana ia bisa bekerja sebagai front-end maupun back-end developer.

Full stack developer menjadi profesi di bidang IT yang paling dicari di Indonesia saat ini.

Full stack developer adalah sebutan bagi mereka yang membangun laman atau website dari front-end hingga back-end.

Menuju era Industri 4.0, makin banyak perusahaan dan startup membutuhkan full stack developer yang kompeten dan berpengalaman.

Tingginya kebutuhan akan profesi ini berbanding terbalik dengan jumlah sumber daya manusia yang mumpuni di bidang pekerjaan ini. Dengan kata lain, SDM yang mampu dan berpengalaman sangat terbatas.

“Di era digital dan terbatasnya talent di bidang IT, banyak startup yang sudah mulai mencari talenta IT bahkan sebelum mereka lulus kuliah,” kata Bukhari Mardius, CEO dari GreenHCM, Kamis, (20/2).

Kendala yang ditemukan pada calon kandidat full stack developer, khususnya bagi lulusan baru adalah, rata-rata apa yang diajarkan pada saat kuliah tidak sama dengan yang terjadi di dunia kerja, terutama pada industri startup.

“Kemampuan memecahkan masalah, menghadapi tantangan, pembelajar yang cepat, dan juga mau belajar hal baru pada teknologi, itu yang dibutuhkan perusahaan startup,” papar Bukhari.

Kesulitan dalam mencari tenaga full stack developer ikut dirasakan Alfred Boediman, Managing Director Samsung Research Indonesia. Biasanya di mencari tenaga kerja di bidang itu menggunakan situs khusus, seperti GitHub atau Stack Overflow.

Tetapi tetap perlu adanya pengalaman, semangat dan pelatihan agar mereka terbiasa dengan perangkat yang digunakan dalam pekerjaan.

Saat ini, Indonesia berda pada posisi ke lima dengan startup terbanyak di dunia. Berdasarkan data dari Startup Ranking, ada lebih dari 2.000 startup di Indonesia. (MS-001)

Sumber: bisnis.com

Berita Terkait